Sudah hampir dua minggu di mana saya bekerja di suatu kantor (tidak menyebut merk dagang). Dan saya merasa stres! Mungkin bukan dengan pekerjaannya, karena pekerjaannya seharusnya memungkinkan saya untuk menulis dan berjalan-jalan meliput event. Saya suka menulis dan, walaupun saya buka tipe pemburu berita, meliput suatu event itu juga lumayan asik. Yang bikin saya stres itu adalah kumichou.
Saya singkat saja. Intinya kumichou itu kalau memerintahkan sesuatu sering tidak jelas. Selain itu, kumichou juga tampaknya tidak sadar kalau saya ini adalah orang baru yang perlu belajar dulu. Seakan-akan kumichou menganggap saya ini adalah orang lama yang tahu segalanya, seperti kumichou. Kadang juga sering memakai bahasa yang saya tidak mengerti. Kalau ini memang masalah intelektual, tapi kadang juga memang murni masalah bahasa. Karena kumichou dan saya berasal dari latar belakang budaya yang berbeda, kadang pemilihan kata pun juga berbeda. Hal-hal tersebut di atas benar-benar membuat saya terlihat seperti orang bodoh. Awalnya saya kepikiran dengan image saya ini. Tapi lama-lama saya cuek (dan memang saya ini orangnya cuek). Bukannya tidak peduli, tapi saya cuek walaupun saya tidak mengerti. Saya akan jujur dan memperlihatkan ketidakmengertian saya. Daripada sok tahu.
Saya juga belum punya 'lahan' yang pasti untuk bekerja. Jadi seringnya saya kerja random, serabutan. Dan itu sangatlah tidak menyenangkan. Yang membuat saya keberatan juga adalah jam kerjanya. Kami selalu bekerja melebihi jam kerja yang seharusnya. Lebihnya tidak tanggung-tanggung, bisa lebih dari 1 jam. Dan itu sama sekali tidak mendapat uang lembur. No way! I don't have life and I don't get money either. I still want to make my real dreams come true. And this job is not my dream at all.
Saya akan tetap bertahan sampai kontrak habis. Saya mau menjaga nama baik. Setelah itu... I'll go chase my dreams! おわり。
Selasa, 13 November 2012
Jumat, 02 November 2012
Love and Obsession: A Story of My Disorder
Allow me to use Bahasa Indonesia 'cause I'm not in the mood of using English. This writing is only my opinion so I don't want to offend anyone.
Aku itu moody.
Aku itu bosenan.
Aku itu cepat heboh, untuk kemudian cepat bosen.
Itulah B-type. Lhoh, jangan salahkan blood type.
Tapi memang begitulah aku. Aku adalah seorang maniak musik yang bercita-cita menjadi musisi, singer-songwriter. Sebagai pecinta musik, tentu saja aku banyak mendengarkan berbagai jenis musik. Mulai dari yang paling pelan sampai yang paling keras. Dan aku selalu seperti itu.
Masalah utama yang membuatku terlihat labil di mata orang adalah sifatku yang moody dan bosenan. Tiap kali suka satu artist, aku selalu heboh tapi kemudian aku akan bosan dengan artist itu karena aku menemukan artist lain yang menurutku lebih keren. Tidak asik memang, dan tidak keren juga sifat seperti ini. Tapi mau bagaimana lagi, sudah karakterku.
Sekarangpun masih begitu. Saat ini aku sedang menyukai sebuah band yang menurutku sangat "wow" karena musiknya yang semangat, liriknya yang mengena, dan terutama vokalnya yang di atas rata-rata. Aku tidak tahu sampai kapan aku akan menyukai mereka, tapi... Kita lihat saja.
Setelah ku telaah lagi fenomena kebosananku ini, ada satu gejala yang selalu muncul di setiap masanya: Aku selalu jatuh cinta pada salah satu personelnya. Yang kumaksud jatuh cinta di sini adalah terobsesi. Kebanyakan karena mereka terlihat ganteng di mataku. Aku merasa seperti memiliki mereka. Aku mencari asal-usul mereka dan mengetahui segala sesuatu tentang mereka. Kadang aku menyukai mereka memang hanya karena mereka ganteng semata. Padahal mereka musisi, yang seharusnya kuperhatikan musiknya. Tapi memang rata-rata personel yang ku sukai itu adalah gitaris. Berhubung aku juga bukan gitaris yang jago, waktu aku bilang kalau permainan mereka keren, tampaknya itu hanya efek dari kecintaanku pada (fisik) mereka. Pada kenyataannya, aku tidak begitu paham tentang gitar.
Mungkin saat-saat aku objektif adalah saat aku menyukai vokalisnya. Karena aku juga seorang vokalis, aku cukup mengerti tentang bernyanyi beserta teknik-tekniknya. Saat aku mendengar seorang vokalis, aku bisa menilai mereka secara objektif dan biasanya aku akan jatuh cinta pada suaranya, bukan fisiknya. Seandainya memang sang vokalis itu ganteng, itu hanya bonus. Tapi kecintaanku pada suaranya tetap lebih tinggi daripada kecintaanku pada fisiknya. Bahkan aku akan lebih merasa "aroused" saat mendengar suaranya daripada melihat fisik(wajah)nya.
Kemudian muncul sebuah masalah. Walaupun yang membuatku suka pada suatu band itu adalah vokalisnya, dan walaupun awalnya aku menyukai vokalisnya. Aku selalu berpindah ke lain hati, karena melihat personel lain yang lebih ganteng. Biasanya sasaranku adalah gitaris. Mereka memang terlihat keren dengan gitarnya. Dan seperti yang sudah kujelaskan di atas, kecintaanku pun mulai ternoda dan aku mulai menjadi subjektif.
Dimulailah hari-hari di mana aku terobsesi dengan sang personel band. Hidupku benar-benar dipenuhi bayangan(fisik)nya. Aku jadi hampir gila karenanya. Dan setelah kupikirkan lagi, yang kusukai itu "dia", bukan murni musiknya. Bahkan saat aku mendengar sesuatu yang salah dengan musiknya, aku menutup telinga dan pretending bahwa musik itu keren.
Itu terjadi sampai aku menemukan musik baru yang berbeda. Lalu akupun meninggalkannya.
Berita baiknya... Telah terbentuk sebuah titik balik terutama semenjak aku serius merampungkan skripsiku. Saat itu, jujur, aku tidak terlalu memikirkan band favoritku. Bahkan playlistku yang sebelumnya hanya berisi lagu-lagunya, menjadi tercampur dengan artists lainnya. Ada yang rock, pop, R&B, ya, aku mendengarkan banyak jenis musik waktu itu. Bahkan aku juga menyukai Lady Gaga. Lalu ada sebuah kejadian di mana seorang sahabat yang selalu membuatku stay in tune dengan band favoritku tiba-tiba pergi. Aku pun agak sedikit kehilangan semangatku yang dulu. Setelah skripsiku selesai, ada kekosongan dalam diriku. Saat itu aku tidak begitu terobsesi dengan band favoritku, tapi aku juga tidak menyukai artist baru. Butuh waktu agak lama sampai akhirnya aku menemukan spirit di band yang aku suka sekarang. Namun sebenarnya aku sudah mengenal mereka jauh sebelum itu, bahkan nama mereka masuk dalam ucapan terima kasihku di skripsi bersama dengan band favoritku saat itu.
Berita baiknya lagi... Sudah cukup lama aku mengenal mereka, aku masih tidak menunjukkan tanda-tanda jatuh cinta seperti yang sebelumnya. Di dalam band ini sebenarnya ada personel yang ganteng. Tapi entah kenapa aku tidak sampai jatuh cinta lagi. Good omen?
Ya, memang, aku menyukai vokalisnya. Oleh karena itu aku lebih objektif. Perumpamaannya: I'll kiss him if he sings well, and I'll punch him if he sings poorly. Kebiasaanku mengorek informasi pun juga berkurang drastis. Jujur, aku tidak terlalu peduli dengan apa yang terjadi pada hidupnya. Aku lebih peduli dengan apa yang terjadi pada musiknya. Aku hanya perlu menonton konsernya!
Juga... Sekarang aku tidak terbayang-bayang oleh sang idola ke manapun aku pergi. Kegemaranku meng-upload foto-fotonya semata-mata adalah bentuk rasa cintaku pada suaranya yang benar-benar merubah hidupku. Saat melihatnya dan mendengarkan suaranya pertama kali, aku seperti diingatkan untuk kembali ke diriku yang sebenarnya, karena sudah beberapa lama aku mencoba meniru gaya menyanyi Jepang yang berbeda dengan gaya menyanyiku. Tapi dia mengingatkanku akan diriku yang sebenarnya. Musiknya juga membuatku ingat akan mimpiku dan membuatku bersemangat mewujudkannya. Aku jadi tidak terlalu fokus dan terobsesi padanya.
Sekarang... Aku menyukai banyak orang. ONE OK ROCK, Alice Nine, 30 Seconds to Mars, Hoobastank, Flyleaf, Jessie J, Lady Gaga, My First Story, ROOKiEZ is PUNK'D, SPYAIR, Oasis, dan juga semua artists di playlistku. Aku senang karena akhirnya aku bisa lebih objektif. Aku senang karena aku menjadi lebih universal dalam menyukai musik. Semoga ini menjadi yang terakhir. Aku selalu berharap begitu.
Aku itu moody.
Aku itu bosenan.
Aku itu cepat heboh, untuk kemudian cepat bosen.
Itulah B-type. Lhoh, jangan salahkan blood type.
Tapi memang begitulah aku. Aku adalah seorang maniak musik yang bercita-cita menjadi musisi, singer-songwriter. Sebagai pecinta musik, tentu saja aku banyak mendengarkan berbagai jenis musik. Mulai dari yang paling pelan sampai yang paling keras. Dan aku selalu seperti itu.
Masalah utama yang membuatku terlihat labil di mata orang adalah sifatku yang moody dan bosenan. Tiap kali suka satu artist, aku selalu heboh tapi kemudian aku akan bosan dengan artist itu karena aku menemukan artist lain yang menurutku lebih keren. Tidak asik memang, dan tidak keren juga sifat seperti ini. Tapi mau bagaimana lagi, sudah karakterku.
Sekarangpun masih begitu. Saat ini aku sedang menyukai sebuah band yang menurutku sangat "wow" karena musiknya yang semangat, liriknya yang mengena, dan terutama vokalnya yang di atas rata-rata. Aku tidak tahu sampai kapan aku akan menyukai mereka, tapi... Kita lihat saja.
Setelah ku telaah lagi fenomena kebosananku ini, ada satu gejala yang selalu muncul di setiap masanya: Aku selalu jatuh cinta pada salah satu personelnya. Yang kumaksud jatuh cinta di sini adalah terobsesi. Kebanyakan karena mereka terlihat ganteng di mataku. Aku merasa seperti memiliki mereka. Aku mencari asal-usul mereka dan mengetahui segala sesuatu tentang mereka. Kadang aku menyukai mereka memang hanya karena mereka ganteng semata. Padahal mereka musisi, yang seharusnya kuperhatikan musiknya. Tapi memang rata-rata personel yang ku sukai itu adalah gitaris. Berhubung aku juga bukan gitaris yang jago, waktu aku bilang kalau permainan mereka keren, tampaknya itu hanya efek dari kecintaanku pada (fisik) mereka. Pada kenyataannya, aku tidak begitu paham tentang gitar.
Mungkin saat-saat aku objektif adalah saat aku menyukai vokalisnya. Karena aku juga seorang vokalis, aku cukup mengerti tentang bernyanyi beserta teknik-tekniknya. Saat aku mendengar seorang vokalis, aku bisa menilai mereka secara objektif dan biasanya aku akan jatuh cinta pada suaranya, bukan fisiknya. Seandainya memang sang vokalis itu ganteng, itu hanya bonus. Tapi kecintaanku pada suaranya tetap lebih tinggi daripada kecintaanku pada fisiknya. Bahkan aku akan lebih merasa "aroused" saat mendengar suaranya daripada melihat fisik(wajah)nya.
Kemudian muncul sebuah masalah. Walaupun yang membuatku suka pada suatu band itu adalah vokalisnya, dan walaupun awalnya aku menyukai vokalisnya. Aku selalu berpindah ke lain hati, karena melihat personel lain yang lebih ganteng. Biasanya sasaranku adalah gitaris. Mereka memang terlihat keren dengan gitarnya. Dan seperti yang sudah kujelaskan di atas, kecintaanku pun mulai ternoda dan aku mulai menjadi subjektif.
Dimulailah hari-hari di mana aku terobsesi dengan sang personel band. Hidupku benar-benar dipenuhi bayangan(fisik)nya. Aku jadi hampir gila karenanya. Dan setelah kupikirkan lagi, yang kusukai itu "dia", bukan murni musiknya. Bahkan saat aku mendengar sesuatu yang salah dengan musiknya, aku menutup telinga dan pretending bahwa musik itu keren.
Itu terjadi sampai aku menemukan musik baru yang berbeda. Lalu akupun meninggalkannya.
Berita baiknya... Telah terbentuk sebuah titik balik terutama semenjak aku serius merampungkan skripsiku. Saat itu, jujur, aku tidak terlalu memikirkan band favoritku. Bahkan playlistku yang sebelumnya hanya berisi lagu-lagunya, menjadi tercampur dengan artists lainnya. Ada yang rock, pop, R&B, ya, aku mendengarkan banyak jenis musik waktu itu. Bahkan aku juga menyukai Lady Gaga. Lalu ada sebuah kejadian di mana seorang sahabat yang selalu membuatku stay in tune dengan band favoritku tiba-tiba pergi. Aku pun agak sedikit kehilangan semangatku yang dulu. Setelah skripsiku selesai, ada kekosongan dalam diriku. Saat itu aku tidak begitu terobsesi dengan band favoritku, tapi aku juga tidak menyukai artist baru. Butuh waktu agak lama sampai akhirnya aku menemukan spirit di band yang aku suka sekarang. Namun sebenarnya aku sudah mengenal mereka jauh sebelum itu, bahkan nama mereka masuk dalam ucapan terima kasihku di skripsi bersama dengan band favoritku saat itu.
Berita baiknya lagi... Sudah cukup lama aku mengenal mereka, aku masih tidak menunjukkan tanda-tanda jatuh cinta seperti yang sebelumnya. Di dalam band ini sebenarnya ada personel yang ganteng. Tapi entah kenapa aku tidak sampai jatuh cinta lagi. Good omen?
Ya, memang, aku menyukai vokalisnya. Oleh karena itu aku lebih objektif. Perumpamaannya: I'll kiss him if he sings well, and I'll punch him if he sings poorly. Kebiasaanku mengorek informasi pun juga berkurang drastis. Jujur, aku tidak terlalu peduli dengan apa yang terjadi pada hidupnya. Aku lebih peduli dengan apa yang terjadi pada musiknya. Aku hanya perlu menonton konsernya!
Juga... Sekarang aku tidak terbayang-bayang oleh sang idola ke manapun aku pergi. Kegemaranku meng-upload foto-fotonya semata-mata adalah bentuk rasa cintaku pada suaranya yang benar-benar merubah hidupku. Saat melihatnya dan mendengarkan suaranya pertama kali, aku seperti diingatkan untuk kembali ke diriku yang sebenarnya, karena sudah beberapa lama aku mencoba meniru gaya menyanyi Jepang yang berbeda dengan gaya menyanyiku. Tapi dia mengingatkanku akan diriku yang sebenarnya. Musiknya juga membuatku ingat akan mimpiku dan membuatku bersemangat mewujudkannya. Aku jadi tidak terlalu fokus dan terobsesi padanya.
Sekarang... Aku menyukai banyak orang. ONE OK ROCK, Alice Nine, 30 Seconds to Mars, Hoobastank, Flyleaf, Jessie J, Lady Gaga, My First Story, ROOKiEZ is PUNK'D, SPYAIR, Oasis, dan juga semua artists di playlistku. Aku senang karena akhirnya aku bisa lebih objektif. Aku senang karena aku menjadi lebih universal dalam menyukai musik. Semoga ini menjadi yang terakhir. Aku selalu berharap begitu.
Kamis, 18 Oktober 2012
君のことが好き?
Seharusnya kalau menurut ukuranku yang normal, aku gak akan suka sama kamu. Tapi buktinya aku bisa suka juga.
Kalo merujuk ke aku yang biasanya, harusnya aku cuma suka sama kelebihanmu itu. Gak lebih. Jadinya aku bukan suka sama kamu, tapi respect ke kamu. Tapi kenyataannya aku juga suka kamu.
Sekuat itu kah pesonamu sampai-sampai seorang kamu yang harusnya gak bakal aku suka, malah sekarang aku jadi addicted sama kamu.
Aku cuma liat kamu dari jauh, perhatian yang kamu dapat di sana jauh lebih besar daripada sekedar rasa sukaku.
Let's say, I'm your secret admirer?
Kalo merujuk ke aku yang biasanya, harusnya aku cuma suka sama kelebihanmu itu. Gak lebih. Jadinya aku bukan suka sama kamu, tapi respect ke kamu. Tapi kenyataannya aku juga suka kamu.
Sekuat itu kah pesonamu sampai-sampai seorang kamu yang harusnya gak bakal aku suka, malah sekarang aku jadi addicted sama kamu.
Aku cuma liat kamu dari jauh, perhatian yang kamu dapat di sana jauh lebih besar daripada sekedar rasa sukaku.
Let's say, I'm your secret admirer?
Minggu, 23 September 2012
The Four Inspiring Singers
In this lonely day (because my sister is away, and she's always away), I feel like I want to listen to mellow songs. So that's what I do. I occupied my playlist with mellow songs from ONE OK ROCK. It's just because Taka's voice can make the songs become even more mellow than it is actually. He's got some kind of magic in his voice.
That's what I want to write here. About singers.
I've listened to many singers in my life and many of them have brought me into a state where I realized that I had to do "something" (it can be anything). In other words, they've inspired me. They've inspired me in many different ways. Here's my credits for them.
1. Doug Robb of Hoobastank
He is the first singer that I took into account. I know some other singers before him, but I think he's the first notable one. I can say that he's the one that "corrected" my singing. Many people say that I have beautiful voice, but when I listened to him, I realized what a singer needs to sing his/her mind and heart, besides just having beautiful voice. I started to learn from him, since he doesn't only sing in "usual way" but also sing in what people might call "harsh way" (though it's not as harsh as growling, screaming, and pig squealing). After I watched his live concert in Jakarta, I felt like I learned more about being a singer in a rock band. You sure must have good stamina and (what I call) "magnetic charisma of rocking", so that you can make everybody goes crazy with your music, especially your singing. Doug's got both the stamina and charisma.
2. Craig Mabbitt of blessthefall (ex) and Escape the Fate
He's the one that got me into my wildest side. He "taught" me to scream. The time when I listened to him was when I started my first band which is a screamo / post-hardcore band. It was the time when I experienced the "teenage angst". What I like about him is that he still can sing well after he screams, a little bit like Taka but Craig usually screams more and his voice is not as sweet as Taka's. He sure has good stamina too, and good control of his voice.
3. Shou of Alice Nine
Here comes my Japanese era. From Korean boybands, I suddenly started to have interest in Japanese bands. Before Alice Nine, I liked the GazettE first but Ruki doesn't the voice I was looking for. After several months of having Alice Nine's RAINBOWS without being a fan of them, I got bored of GazettE's style which I considered static (it's just a subjective comment, no offense yo!) and started to download Alice Nine's stuffs. Shou, on the other hand, has the voice I was looking for. He can play harsh, sweet, cheerful, sad, and many more. In fact, I really love his voice. This Shou-fanatism lasted long and it made me blind of his weaknesses. Finally, I started to realize his weaknesses after I watched Alice Nine's Tokyo Galaxy several times. He's got too much vibration in his voice and it makes him lose control of his voice, even in recordings. His pitch control is also awful sometimes. I notice that there are some notes that he can't hit correctly. However, in spite of his weaknesses, he has "taught" me to sing Japanese lyrics. I learned how to pronounce the words well in songs so that they sound natural and suit the so-called Japanese notes. That way, I won't sound so much like non-Japanese. It is proven by a comment by my Japanese friend who said that I sang Japanese songs perfectly and that the words are clear. I'm glad to hear that.
4. Taka of ONE OK ROCK
Being a son of Japanese singers (Mori Shinichi and Mori Masako), it's just natural that he's got such beautiful voice. Liking Taka takes me back to my western music era. He reminds me so much of Doug, only that he's got high-pitched voice and scream like Craig. However, his style and the way he sings his songs is more like Doug, and so do ONE OK ROCK's music which resembles Hoobastank's music a bit. Overall, OOR is a perfect hybrid of western and Japanese music. That is why being a fan of OOR allows me to have a kind of nostalgia and remember my western time. Back to Taka, he's got the same stamina and charisma like Doug but, maybe because of his young age, he's more lively and attractive than Doug is. Despite my desire to laugh everytime I see him, I always want to sing, jump, and headbang everytime I see his live show in my laptop. Like Shou, he can also play harsh, sweet, cheerful, sad, and so on. However, he does it better than Shou. He's got vibration but he doesn't use it too much, even in slow songs. The portion is perfect. Besides that, how many times can you find a rock singer who can sing slow songs sweetly like pop singers? He shouts and screams powerfully in hard songs and after that he sings beautifully in slow songs. He can do both perfectly, even in live shows. His live shows, in my opinion, sometimes are better than the recordings. However, sometimes when he moves too much, he can lose control too. He will pant and hit notes incorrectly. My advice to him, measure your moves and your control equally. One more positive point of him is his clear English pronunciation, since Japanese singers' English pronunciation is usually awful (including Shou). He's the person that I look up for now. I learn so much from him, especially about how to let all my feelings out on stage without any hesitation.
Tha's all. Hope everybody who reads can enjoy this and maybe share opinions with me. Adieu!
P.S.: After I read this once again, I realized that out of four singers here, three of them have Japanese blood. Besides Shou and Taka who are truly Japanese, Doug is actually half-Japanese. Mmmm....
That's what I want to write here. About singers.
I've listened to many singers in my life and many of them have brought me into a state where I realized that I had to do "something" (it can be anything). In other words, they've inspired me. They've inspired me in many different ways. Here's my credits for them.
1. Doug Robb of Hoobastank
He is the first singer that I took into account. I know some other singers before him, but I think he's the first notable one. I can say that he's the one that "corrected" my singing. Many people say that I have beautiful voice, but when I listened to him, I realized what a singer needs to sing his/her mind and heart, besides just having beautiful voice. I started to learn from him, since he doesn't only sing in "usual way" but also sing in what people might call "harsh way" (though it's not as harsh as growling, screaming, and pig squealing). After I watched his live concert in Jakarta, I felt like I learned more about being a singer in a rock band. You sure must have good stamina and (what I call) "magnetic charisma of rocking", so that you can make everybody goes crazy with your music, especially your singing. Doug's got both the stamina and charisma.
2. Craig Mabbitt of blessthefall (ex) and Escape the Fate
He's the one that got me into my wildest side. He "taught" me to scream. The time when I listened to him was when I started my first band which is a screamo / post-hardcore band. It was the time when I experienced the "teenage angst". What I like about him is that he still can sing well after he screams, a little bit like Taka but Craig usually screams more and his voice is not as sweet as Taka's. He sure has good stamina too, and good control of his voice.
3. Shou of Alice Nine
Here comes my Japanese era. From Korean boybands, I suddenly started to have interest in Japanese bands. Before Alice Nine, I liked the GazettE first but Ruki doesn't the voice I was looking for. After several months of having Alice Nine's RAINBOWS without being a fan of them, I got bored of GazettE's style which I considered static (it's just a subjective comment, no offense yo!) and started to download Alice Nine's stuffs. Shou, on the other hand, has the voice I was looking for. He can play harsh, sweet, cheerful, sad, and many more. In fact, I really love his voice. This Shou-fanatism lasted long and it made me blind of his weaknesses. Finally, I started to realize his weaknesses after I watched Alice Nine's Tokyo Galaxy several times. He's got too much vibration in his voice and it makes him lose control of his voice, even in recordings. His pitch control is also awful sometimes. I notice that there are some notes that he can't hit correctly. However, in spite of his weaknesses, he has "taught" me to sing Japanese lyrics. I learned how to pronounce the words well in songs so that they sound natural and suit the so-called Japanese notes. That way, I won't sound so much like non-Japanese. It is proven by a comment by my Japanese friend who said that I sang Japanese songs perfectly and that the words are clear. I'm glad to hear that.
4. Taka of ONE OK ROCK
Being a son of Japanese singers (Mori Shinichi and Mori Masako), it's just natural that he's got such beautiful voice. Liking Taka takes me back to my western music era. He reminds me so much of Doug, only that he's got high-pitched voice and scream like Craig. However, his style and the way he sings his songs is more like Doug, and so do ONE OK ROCK's music which resembles Hoobastank's music a bit. Overall, OOR is a perfect hybrid of western and Japanese music. That is why being a fan of OOR allows me to have a kind of nostalgia and remember my western time. Back to Taka, he's got the same stamina and charisma like Doug but, maybe because of his young age, he's more lively and attractive than Doug is. Despite my desire to laugh everytime I see him, I always want to sing, jump, and headbang everytime I see his live show in my laptop. Like Shou, he can also play harsh, sweet, cheerful, sad, and so on. However, he does it better than Shou. He's got vibration but he doesn't use it too much, even in slow songs. The portion is perfect. Besides that, how many times can you find a rock singer who can sing slow songs sweetly like pop singers? He shouts and screams powerfully in hard songs and after that he sings beautifully in slow songs. He can do both perfectly, even in live shows. His live shows, in my opinion, sometimes are better than the recordings. However, sometimes when he moves too much, he can lose control too. He will pant and hit notes incorrectly. My advice to him, measure your moves and your control equally. One more positive point of him is his clear English pronunciation, since Japanese singers' English pronunciation is usually awful (including Shou). He's the person that I look up for now. I learn so much from him, especially about how to let all my feelings out on stage without any hesitation.
Tha's all. Hope everybody who reads can enjoy this and maybe share opinions with me. Adieu!
P.S.: After I read this once again, I realized that out of four singers here, three of them have Japanese blood. Besides Shou and Taka who are truly Japanese, Doug is actually half-Japanese. Mmmm....
Sabtu, 17 Maret 2012
"9" Personal Review
Ini personal review saia buat album "9". Emang dasar pokalis, saia blom bisa bener2 ngerasain suatu album kalo blom saia nyanyiin sendiri lagu2nya. Berhubung saat "9" tiba di pangkuanku (lebe) saia sedang sakit tenggorokan, akhirnya baru kemaren saia berhasil duet sama tante salon diiringi macan sayang, adek kecil, abang jengkol, n pak beruang, walau dengan suara yg masih serak2 sekushii gitu deh. Dari kolaborasi saia bareng Arisu, baru deh saia bisa ngerasain tuh album, dan ini reviewnya.
1. Heavenly Tale
Ini lagu yang nyantol pertama kali di kuping saia. Komen saia cuma satu kata: BEAUTIFUL! Lagu ini emang indah banget. Diawali dengen suara perkusi etnik dari Afrika (kayaknya), neh lagu bikin perasaan saia terbang melayang2 ke angkasa (lebe part 2). Kalo tutup mata, yang kebayang adalah Arisu lagi jalan di alam bebas (mungkin semacam sabana gitu) sambil saling bercanda dengan senyum bahagia. Untuk musiknya, sebenernya cukup simpel, tapi tertata dengan indah. Bassnya aje gile, jalan trus dari awal mpe akhir. Drumnya yg langsung nyambung sama perkusinya juga ciamik. Gitarnya.... uwoooo.... saia suka solonya, bener2 cantik. Vokalnya juga menggema dalam sanubari (lebe part 3). One of my favorite tracks in this album.
2. the Arc
Saia bener2 kaget waktu denger lagu ini pertama kali di acara Nico2 spesial "9". Mau triak tapi gak ada suara kluar. Bener2 gak nyangka Arisu bakal bikin lagu kyk gini. Metal joss! Full speed headbang! Di lagu ini, saia pengen memuja n memuji dua member mata empat yang selalu 'perang' di Nico2: pak beruang n om macan. Q gak nyangka seorang Nao yang segaring itu bisa ngedrum segile ini (standing applause). Jadi penasaran sama beruang pas live. Trus Tora, oh no, gitar solonya sangat melodic metal sekaleeeee..... Pon juga bisa ngelengkapin permainan gitarnya Tora. Tapi bassnya Saga saia belom gitu dengerin jadi gak bisa komen. Lagu ini bener2 mengguncang duniaku (lebeeeee). Langsung saia pasang sebagei ringtone. Ufufufufufu
3. GALLOWS
Lagu yang disinyalir bikin gallow ini ternyata justru jadi lagu anti gallow saia. Awalnya saia kurang interest sama lagu ini tapi pada akhirnya malah saia kebayang2 lagu ini trus. Bahkan ada suatu gejala baru di mana tiap bangun pagi, lagu ini langsung kebayang di kepala. Lagu ini enak dinyanyiin, drumnya penuh n mantep, distorsi gitarnya berat banget. Tapi lagi2 saia blom dengerin bassnya banget. Overall, lagu ini juga salah satu lagu favorit saia.
4. Kasumi
Lagu ini... Lagu ini... Memikirkannya saja sudah membuatku ingin menangis. T_T Ini lagu sedihnya Arisu yang paling bisa merobek2 hatiku. Lagu ini diawali gebukan bassnya Nao yang mirip detak jantung. Dilanjut suara Shou yg masuk bareng gitar. Bassnya yang masuk paling bontot makin bikin lagunya miris. Bagian pre-chorusnya bikin saia merinding (goosebumps). Chorusnya juga menyayat hati. Tapi yang paling bikin saia bener2 jatuh tersungkur adalah bagian waktu Shou nyanyi nada tinggi. Suaranya.... Rasanya kyk denger Shou nangis. Semua instrumen tetep bermain sederhana tapi gak gampangan. Lagu ini yang saia paling dapet feelnya.
5. BLUE FLAME
Berhubung ini termasuk single dan udah pernah saia review sebelumnya, review kali ini dikit aja. Lagu ini punya sedikit aura seksi yang bikin pikiran saia langsung melayang ke PVnya yang juga seksi. Overall, instrumentasi lagu ini bagus dan saia juga suka denger lagu ini. Tapi saia kurang suka nyanyiinnya.
6. Hello, World
Yang paling saia suka dari lagu ini sebenernya instrumentasinya. Jammingnya pas Saga baca puisi asik banget. Seksi2 cool gimana gitu. Bagian yang paling saia suka adalah yang bagian terakhir pas beatnya naik dan gitar solonya masuk. Tapi entah kenapa saia gak dapet feel lagu ini. Bukan berarti saia gak suka, saia cuma gak dapet feelnya aja. Perasaan saia ke lagu ini sama kayak perasaan saia ke yang bikin lagu. Apakah ini efek yang ditimbulkan dari Saga yang baca puisi??? Bahkan saia pun gak tau, ahahahaha
7. Niji no Yuki
Lagu ini secantik yang bikin! Emang seh lagunya ngepop banget dan saia yakin banyak fans Arisu yang ga suka lagu ngepop mellow macam ini. Tapi lagu ini pas banget sama saia (yang emang dasarnya ngepop). Yang paling saia suka dari lagu ini adalah naik2 nadanya yang bikin job saia sebagei temen duet tante semakin berat. Saia juga suka gitar solonya yang menyayat2.
8. Linear
Lagu ini sebenernya enak, upbeat, bikin pengen loncat2, lincah lah kayak yang bikin. Tapi saia merasa nada vokalnya rada garing. Uhuhuhuhuhu, tante.... Ada apa dengan dirimu??? Itulah yang saia rasakan ketika mencoba duet sama tante kemarin. Saia ngerasa garing sendiri. Tapi lepas dari itu, instrumennya bagus. Saia suka gitar solonya, apalagi sepertinya ada Tora ngikut di situ. Maap, saia gak bisa komen lagi.
9. Apocalypse [It's not the end]
Saia suka opening lagu ini yang pake piano trus dilanjut instrumen2 laen yang masuk barengan. Tapi nada awal nyanyiannya Shou persis banget sama "Livin' La Vida Loca"-nya Ricky Martin. -_-" Jadinya yang ada saia malah pengen ngakak tiap Shou mulai nyanyi. Tapi lepas dari itu, bagian pre-chorus dan chorusnya bagus kok. Saia suka. Trus pas bagian bridge, drum beatnya ngingetin saia ma jaman2 blessthefall dulu, lebih tepatnya sama lagu "Guys Like You". Jadi lagu ini rada nostalgic di kuping saia. Sayang gak dikasih gitar solo.
10. Heart of Gold
Banyak yang bilang Heart of Gold ini ngebosenin. Tapi buktinya saia gak bosen2 sama lagu ini. Tiap denger lagu ini, pokoknya saia kudu: JUMP! Karena lagunya emang bersemangat banget. Lagu ini simpel banget dan tanpa gitar solo. Tapi gitarnya hampir jalan trus sepanjang lagu, bassnya juga bikin tambah pengen loncat2, dan drumnya.... Drumnya yang paling bikin lagu ini bersemangat!
11. Subete e
Ini dia, Welcome to the Black Parade - Hearts Burst into Fire. Opening dan closingnya sealiran sama Welcome to the Black Parade, tapi tetep ada bedanya seh. Jelas saia lebih suka yang punya Alice Nine, ahahahahaha.... Ketukan drumnya emang mirip, karena Nao pake ketukan drum marching. Tapi pas Shou selesai nyanyi dan semua instrumen mulai masuk, variasinya beda. Punya MCR lebih terdengar rame dan 'parade' banget, sementara yang punya Alice Nine lebih selo. Pas masuk bagian ngebeat, ini emang mirip Hearts Burst into Fire. Suara gitarnya Tora di awal makin masuk akal pas saia nemu interview di sebuah majalah di mana Tora's album choice saat itu adalah "The Poison"-nya Bullet for My Valentine. Tapi saia ga bilang kalo saia gak suka lagu ini. Lagu ini bagus. Setelah bagian yang mirip BFMV tadi, mereka kembali ke tipe2 Alice Nine lagi. Lagu ini ngingetin saia ma TSUBASA. dan NUMBER SIX, upbeat khas Alice Nine. Saia paling suka sama closingnya. Bener2 rame dan heboh. Serasa bener2 ending (yang ini jangan sampe). Ending song terheboh yang pernah ada di album Alice Nine.
Kira-kira segini aja personal review saia. Dah panjang banget ini. Kesimpulannya, karena ada beberapa kekurangan di atas, album ini harus rela turun posisi di bawah GEMINI. So far, saia tetep paling suka album GEMINI (saia ngomongin album secara utuh ya, bukan secara lagu per lagu). Lagu baru favorit saia adalah 4 lagu paling depan, dan kalo disuruh milih satu yang bener2 disuka, saia pilih Kasumi karena lagu ini yang saia paling dapet feelingnya. Yang ironis dari album ini adalah lagu yang paling saia suka dan paling kurang saia suka dibikin sama orang yang sama. Ohohohoho..... Still, my most favorite song is Shinkirou, hehe.... Sekian dan terima kasih.
For everyone who reads, feel free to disagree. ^^
1. Heavenly Tale
Ini lagu yang nyantol pertama kali di kuping saia. Komen saia cuma satu kata: BEAUTIFUL! Lagu ini emang indah banget. Diawali dengen suara perkusi etnik dari Afrika (kayaknya), neh lagu bikin perasaan saia terbang melayang2 ke angkasa (lebe part 2). Kalo tutup mata, yang kebayang adalah Arisu lagi jalan di alam bebas (mungkin semacam sabana gitu) sambil saling bercanda dengan senyum bahagia. Untuk musiknya, sebenernya cukup simpel, tapi tertata dengan indah. Bassnya aje gile, jalan trus dari awal mpe akhir. Drumnya yg langsung nyambung sama perkusinya juga ciamik. Gitarnya.... uwoooo.... saia suka solonya, bener2 cantik. Vokalnya juga menggema dalam sanubari (lebe part 3). One of my favorite tracks in this album.
2. the Arc
Saia bener2 kaget waktu denger lagu ini pertama kali di acara Nico2 spesial "9". Mau triak tapi gak ada suara kluar. Bener2 gak nyangka Arisu bakal bikin lagu kyk gini. Metal joss! Full speed headbang! Di lagu ini, saia pengen memuja n memuji dua member mata empat yang selalu 'perang' di Nico2: pak beruang n om macan. Q gak nyangka seorang Nao yang segaring itu bisa ngedrum segile ini (standing applause). Jadi penasaran sama beruang pas live. Trus Tora, oh no, gitar solonya sangat melodic metal sekaleeeee..... Pon juga bisa ngelengkapin permainan gitarnya Tora. Tapi bassnya Saga saia belom gitu dengerin jadi gak bisa komen. Lagu ini bener2 mengguncang duniaku (lebeeeee). Langsung saia pasang sebagei ringtone. Ufufufufufu
3. GALLOWS
Lagu yang disinyalir bikin gallow ini ternyata justru jadi lagu anti gallow saia. Awalnya saia kurang interest sama lagu ini tapi pada akhirnya malah saia kebayang2 lagu ini trus. Bahkan ada suatu gejala baru di mana tiap bangun pagi, lagu ini langsung kebayang di kepala. Lagu ini enak dinyanyiin, drumnya penuh n mantep, distorsi gitarnya berat banget. Tapi lagi2 saia blom dengerin bassnya banget. Overall, lagu ini juga salah satu lagu favorit saia.
4. Kasumi
Lagu ini... Lagu ini... Memikirkannya saja sudah membuatku ingin menangis. T_T Ini lagu sedihnya Arisu yang paling bisa merobek2 hatiku. Lagu ini diawali gebukan bassnya Nao yang mirip detak jantung. Dilanjut suara Shou yg masuk bareng gitar. Bassnya yang masuk paling bontot makin bikin lagunya miris. Bagian pre-chorusnya bikin saia merinding (goosebumps). Chorusnya juga menyayat hati. Tapi yang paling bikin saia bener2 jatuh tersungkur adalah bagian waktu Shou nyanyi nada tinggi. Suaranya.... Rasanya kyk denger Shou nangis. Semua instrumen tetep bermain sederhana tapi gak gampangan. Lagu ini yang saia paling dapet feelnya.
5. BLUE FLAME
Berhubung ini termasuk single dan udah pernah saia review sebelumnya, review kali ini dikit aja. Lagu ini punya sedikit aura seksi yang bikin pikiran saia langsung melayang ke PVnya yang juga seksi. Overall, instrumentasi lagu ini bagus dan saia juga suka denger lagu ini. Tapi saia kurang suka nyanyiinnya.
6. Hello, World
Yang paling saia suka dari lagu ini sebenernya instrumentasinya. Jammingnya pas Saga baca puisi asik banget. Seksi2 cool gimana gitu. Bagian yang paling saia suka adalah yang bagian terakhir pas beatnya naik dan gitar solonya masuk. Tapi entah kenapa saia gak dapet feel lagu ini. Bukan berarti saia gak suka, saia cuma gak dapet feelnya aja. Perasaan saia ke lagu ini sama kayak perasaan saia ke yang bikin lagu. Apakah ini efek yang ditimbulkan dari Saga yang baca puisi??? Bahkan saia pun gak tau, ahahahaha
7. Niji no Yuki
Lagu ini secantik yang bikin! Emang seh lagunya ngepop banget dan saia yakin banyak fans Arisu yang ga suka lagu ngepop mellow macam ini. Tapi lagu ini pas banget sama saia (yang emang dasarnya ngepop). Yang paling saia suka dari lagu ini adalah naik2 nadanya yang bikin job saia sebagei temen duet tante semakin berat. Saia juga suka gitar solonya yang menyayat2.
8. Linear
Lagu ini sebenernya enak, upbeat, bikin pengen loncat2, lincah lah kayak yang bikin. Tapi saia merasa nada vokalnya rada garing. Uhuhuhuhuhu, tante.... Ada apa dengan dirimu??? Itulah yang saia rasakan ketika mencoba duet sama tante kemarin. Saia ngerasa garing sendiri. Tapi lepas dari itu, instrumennya bagus. Saia suka gitar solonya, apalagi sepertinya ada Tora ngikut di situ. Maap, saia gak bisa komen lagi.
9. Apocalypse [It's not the end]
Saia suka opening lagu ini yang pake piano trus dilanjut instrumen2 laen yang masuk barengan. Tapi nada awal nyanyiannya Shou persis banget sama "Livin' La Vida Loca"-nya Ricky Martin. -_-" Jadinya yang ada saia malah pengen ngakak tiap Shou mulai nyanyi. Tapi lepas dari itu, bagian pre-chorus dan chorusnya bagus kok. Saia suka. Trus pas bagian bridge, drum beatnya ngingetin saia ma jaman2 blessthefall dulu, lebih tepatnya sama lagu "Guys Like You". Jadi lagu ini rada nostalgic di kuping saia. Sayang gak dikasih gitar solo.
10. Heart of Gold
Banyak yang bilang Heart of Gold ini ngebosenin. Tapi buktinya saia gak bosen2 sama lagu ini. Tiap denger lagu ini, pokoknya saia kudu: JUMP! Karena lagunya emang bersemangat banget. Lagu ini simpel banget dan tanpa gitar solo. Tapi gitarnya hampir jalan trus sepanjang lagu, bassnya juga bikin tambah pengen loncat2, dan drumnya.... Drumnya yang paling bikin lagu ini bersemangat!
11. Subete e
Ini dia, Welcome to the Black Parade - Hearts Burst into Fire. Opening dan closingnya sealiran sama Welcome to the Black Parade, tapi tetep ada bedanya seh. Jelas saia lebih suka yang punya Alice Nine, ahahahahaha.... Ketukan drumnya emang mirip, karena Nao pake ketukan drum marching. Tapi pas Shou selesai nyanyi dan semua instrumen mulai masuk, variasinya beda. Punya MCR lebih terdengar rame dan 'parade' banget, sementara yang punya Alice Nine lebih selo. Pas masuk bagian ngebeat, ini emang mirip Hearts Burst into Fire. Suara gitarnya Tora di awal makin masuk akal pas saia nemu interview di sebuah majalah di mana Tora's album choice saat itu adalah "The Poison"-nya Bullet for My Valentine. Tapi saia ga bilang kalo saia gak suka lagu ini. Lagu ini bagus. Setelah bagian yang mirip BFMV tadi, mereka kembali ke tipe2 Alice Nine lagi. Lagu ini ngingetin saia ma TSUBASA. dan NUMBER SIX, upbeat khas Alice Nine. Saia paling suka sama closingnya. Bener2 rame dan heboh. Serasa bener2 ending (yang ini jangan sampe). Ending song terheboh yang pernah ada di album Alice Nine.
Kira-kira segini aja personal review saia. Dah panjang banget ini. Kesimpulannya, karena ada beberapa kekurangan di atas, album ini harus rela turun posisi di bawah GEMINI. So far, saia tetep paling suka album GEMINI (saia ngomongin album secara utuh ya, bukan secara lagu per lagu). Lagu baru favorit saia adalah 4 lagu paling depan, dan kalo disuruh milih satu yang bener2 disuka, saia pilih Kasumi karena lagu ini yang saia paling dapet feelingnya. Yang ironis dari album ini adalah lagu yang paling saia suka dan paling kurang saia suka dibikin sama orang yang sama. Ohohohoho..... Still, my most favorite song is Shinkirou, hehe.... Sekian dan terima kasih.
For everyone who reads, feel free to disagree. ^^
JURAGAN JENGKOL VS TANTE SALON by Wira and Rina
Cerita berawal ketika Alice Nine lagi pada potosyur, eh, potosyut buat majalah ROCK AND READ yang bakal keluar tanggal 19 Maret. Alice Nine dah siap di posisi masing2 buat dipoto.
Potograper: Anooo.... Mas2nya yg sebelah kanan, kanannya saya maksudnya, bisa ga ke tengah dikit?
Shou: Aku mau deket Tora.... *ngambek*
Potograper: *dalem hati: Ya ampun, neh orang... Untung cantik. Ups!* Masnya yg paling gede (apanya??) ikutan ke tengah aja, biarnya mas satunya mau ke tengah.
Tora: Siap, bos!
Potograper: Nah, gini kan enak. Eh, mas yg paling pinggir ikut merapat ke tengah juga yak.
Saga: Eh, Shou. Sori ya. Gue disuruh merapat neh. *senyam senyum mesum ke arah member yg paling gede (apanya???)*
Potograper: itu mas2 yang itu... ayo ngadep sini, ngadep sini... agak nunduk dikit... ya, eh, ngga gitu nunduknya... itu namanya geleng2... nunduk ya, nunduk... NUNDUK!!!
Nao: gila deh, kapan sih ni pemotretan selesai... pegel nih
Potogtraper: nah, agak ke tengah ya duduknya... jangan pake nempel ya (apanya?)... sip, sip. okeh. tahan ya posisinya... tahan...
Nao: *menghela napas* hadeeh... abal banget sih fotografernya...
Potograper: itu adek yang paling kiri, iya kamu, tolong ke tengah dikit ya... geser dikit... nah, eits, itu kelewatan... dikit aja gesernya... jangan pake nempel...
Hiroto: *manyun*
Potograper: adek ngadep kamera ya... senyum! Satu... dua... ulangi kata2 om! ulangi!
Hiroto: *senyum maksa* satu... dua...
Potograper: bagus. tahan ya senyumnya. tahan. Semuanya... satu dua... ti... *CKREEEK*
-beberapa menit kemudian-
Nao: fuwaaah... akhirnya pemotretan selesai juga yah... abis ini mau ngobrol sama kangkung ah~
Hiroto: moguu.... moguuu...
Tora: mokkori... mokkori...
Shou: *menghalangi saga yang mau keluar dari studio*
Shou: Kamu jangan ge er ya, cuma gara2 disuruh merapat ke Tora sama potograper. Kali ini kamu aku maapin karena ini potosyut. Tapi jangan harap kamu bisa deketin Tora.
Saga: Eh, lo tuh yg kegenitan. Tiap hari kerjaan lo nempel2 Tora mulu. Tunggu aja, bentar lagi dia bakal bosen ma lo gara2 lo kegenitan.
Shou: ya wajar dong kalo aku nempel2 sama tora, aku kan temen deketnya dari sebelum Alice9 ada
Saga: *senyum sinis* ha? temen deket? temen deket itu... bukan berarti pacaran kan?
Shou: *mukanya merah* itu...
Saga: kamu blm mastiin hubungan kamu sama tora kan?
Shou: aku sama tora pacaran kok (Wira: shou, jelas banget ngomongnya... fans torashou masuk!!)
Saga: mana buktinya?
Shou: itu...
Nao: HEYAAA.... pada ngapain nih kok cuma berduaan? jangan-jangan...
Saga & Shou: APA?!!
Nao: wuih, teriak aja pake bareng2! jadi makin mencurigakan nih...
Rina: Ayo, Tora. Kamu pilih siapa?
Tora: Pilih.....
Hiroto: Kira2 Bang Tor pilih siapa ya, Mogu???
Mogu: Guk guk guk! (translet: Aku juga penasaran, pah.)
Siapakah yang dipilih oleh Tora???
Nao: Siapakah yang dipilih oleh Tora??!! Tora... Tora... Tora... *suaranya bergema ceritanya*
Hiroto: Mogu, menurut kamu siapa yang bakal dipilih Tora?
Mogu: guk! guk! (terjemahan: aku ngga tau sih bos, tapi feelingku ngomong tora bakal milih BIIIIP *sensor*)
Wira: yo tora cakep, kamu pilih siapa, beibih?
-ketika mendengar bahwa Tora akan memilih salah satu di antara mereka berdua, Shou dan Saga menghentikan pertempuran dan langsung mendekati Tora-
Shou: kamu pilih siapa, Tora-shi? Temen dekatmu sebelum Alice9 ato... *ngelirik Saga dengan jutek* si manusia berjengkol ini?
Saga: eh?? apa lo bilang? manusia berjengkol?!!
Shou: *mencengkeram kerah baju Tora* pilih dia atau aku? (kyk iklan KONIDIN XD)
Saga: *ngelepasin tangan Shou* eehh... enak aja pegang2 sembarangan!! Tora, ayo, pilih aku atau Shou?
Tora: eh... itu... gimana nih???
Potograper: Anooo.... Mas2nya yg sebelah kanan, kanannya saya maksudnya, bisa ga ke tengah dikit?
Shou: Aku mau deket Tora.... *ngambek*
Potograper: *dalem hati: Ya ampun, neh orang... Untung cantik. Ups!* Masnya yg paling gede (apanya??) ikutan ke tengah aja, biarnya mas satunya mau ke tengah.
Tora: Siap, bos!
Potograper: Nah, gini kan enak. Eh, mas yg paling pinggir ikut merapat ke tengah juga yak.
Saga: Eh, Shou. Sori ya. Gue disuruh merapat neh. *senyam senyum mesum ke arah member yg paling gede (apanya???)*
Potograper: itu mas2 yang itu... ayo ngadep sini, ngadep sini... agak nunduk dikit... ya, eh, ngga gitu nunduknya... itu namanya geleng2... nunduk ya, nunduk... NUNDUK!!!
Nao: gila deh, kapan sih ni pemotretan selesai... pegel nih
Potogtraper: nah, agak ke tengah ya duduknya... jangan pake nempel ya (apanya?)... sip, sip. okeh. tahan ya posisinya... tahan...
Nao: *menghela napas* hadeeh... abal banget sih fotografernya...
Potograper: itu adek yang paling kiri, iya kamu, tolong ke tengah dikit ya... geser dikit... nah, eits, itu kelewatan... dikit aja gesernya... jangan pake nempel...
Hiroto: *manyun*
Potograper: adek ngadep kamera ya... senyum! Satu... dua... ulangi kata2 om! ulangi!
Hiroto: *senyum maksa* satu... dua...
Potograper: bagus. tahan ya senyumnya. tahan. Semuanya... satu dua... ti... *CKREEEK*
-beberapa menit kemudian-
Nao: fuwaaah... akhirnya pemotretan selesai juga yah... abis ini mau ngobrol sama kangkung ah~
Hiroto: moguu.... moguuu...
Tora: mokkori... mokkori...
Shou: *menghalangi saga yang mau keluar dari studio*
Shou: Kamu jangan ge er ya, cuma gara2 disuruh merapat ke Tora sama potograper. Kali ini kamu aku maapin karena ini potosyut. Tapi jangan harap kamu bisa deketin Tora.
Saga: Eh, lo tuh yg kegenitan. Tiap hari kerjaan lo nempel2 Tora mulu. Tunggu aja, bentar lagi dia bakal bosen ma lo gara2 lo kegenitan.
Shou: ya wajar dong kalo aku nempel2 sama tora, aku kan temen deketnya dari sebelum Alice9 ada
Saga: *senyum sinis* ha? temen deket? temen deket itu... bukan berarti pacaran kan?
Shou: *mukanya merah* itu...
Saga: kamu blm mastiin hubungan kamu sama tora kan?
Shou: aku sama tora pacaran kok (Wira: shou, jelas banget ngomongnya... fans torashou masuk!!)
Saga: mana buktinya?
Shou: itu...
Nao: HEYAAA.... pada ngapain nih kok cuma berduaan? jangan-jangan...
Saga & Shou: APA?!!
Nao: wuih, teriak aja pake bareng2! jadi makin mencurigakan nih...
Saga & Shou: KAGAK ADA APA-APA!!!!!!
Nao: Isshhh.... Iya iya.... Segitunya seh. Ah, daripada ngomong ma lo berdua, mending gue ngomong sama kangkung. *melenggang pergi*
Rina: Pak beruang!
Nao: Oi!?
Rina: Make up-nya diapus dulu. Ayo, yang lain juga. Aduh, ini Shou-chan n Saga-kun mlh posisi berantem lagi. Ayo hapus make up dulu. Ntar lanjut lagi!
Shou: *ke Saga* Eh, inget ya. Kita blom selesai!
Saga: Hih, siapa takut ma banci salon kayak lo.
Shou: Apa kamu bilang?!!!!
Rina: *narik Shou* Shou-chan apus make up dulu!
Nao: Isshhh.... Iya iya.... Segitunya seh. Ah, daripada ngomong ma lo berdua, mending gue ngomong sama kangkung. *melenggang pergi*
Rina: Pak beruang!
Nao: Oi!?
Rina: Make up-nya diapus dulu. Ayo, yang lain juga. Aduh, ini Shou-chan n Saga-kun mlh posisi berantem lagi. Ayo hapus make up dulu. Ntar lanjut lagi!
Shou: *ke Saga* Eh, inget ya. Kita blom selesai!
Saga: Hih, siapa takut ma banci salon kayak lo.
Shou: Apa kamu bilang?!!!!
Rina: *narik Shou* Shou-chan apus make up dulu!
Hiroto: ah, tora-shi ayo make-upnya diapus!!
Tora: uh, oke...
Saga & Shou: tora sini...
*saga & shou saling berpandangan, sadar kalo mereka ngomong barengan*
Tora: sini apaan?
Shou: aku duluan yang ngomong!
Saga: eh, aku duluan!
Shou: tadi tuh tora ngeliat aku duluan!
Saga: aku duluan!
Wira: *dorong shou & saga* heh! berisik! ini bukan tempat buat berantem!
Nao: hmm... berantem aja kompak ya...
Saga & Shou: BERISIIIK...!!!
Tora: huh... mendokuse
Tora: uh, oke...
Saga & Shou: tora sini...
*saga & shou saling berpandangan, sadar kalo mereka ngomong barengan*
Tora: sini apaan?
Shou: aku duluan yang ngomong!
Saga: eh, aku duluan!
Shou: tadi tuh tora ngeliat aku duluan!
Saga: aku duluan!
Wira: *dorong shou & saga* heh! berisik! ini bukan tempat buat berantem!
Nao: hmm... berantem aja kompak ya...
Saga & Shou: BERISIIIK...!!!
Tora: huh... mendokuse
Rina: Yg udah selesai apus make up trus buka, eh, ganti baju ya. *sambil nahan iler ini ngomongnya* Trus bajunya dikasih ke Wira-chan.
Shou: Tora, sini.... Kamu duduk samping aku aja.
Saga: Samping aku aja, Tor. Ntar kamu ketularan banci salon itu.
Shou: Ga pa2, Tor. Daripada kamu ketularan jengkol.
Saga: Sini, Tor. *narik tangan Tora*
Shou: Sini aja. *narik tangan Tora yg satunya*
Saga: Sini!
Shou: Sini!
Rina: Aaaarrrrgghhhhh!!!!! Aku gak bisa menunaikan tugas neh!!!!!!!!! *narik Tora* Tora duduk sini! *narik Shou n Saga n menempatkan mereka di sisi kiri-kanan Tora* Kalian di sini! Udah, ga pake berantem!
Tora: *garuk2 pala*
Shou & Saga: *saling menatap dgn tatapan maut*
Shou: Tora, sini.... Kamu duduk samping aku aja.
Saga: Samping aku aja, Tor. Ntar kamu ketularan banci salon itu.
Shou: Ga pa2, Tor. Daripada kamu ketularan jengkol.
Saga: Sini, Tor. *narik tangan Tora*
Shou: Sini aja. *narik tangan Tora yg satunya*
Saga: Sini!
Shou: Sini!
Rina: Aaaarrrrgghhhhh!!!!! Aku gak bisa menunaikan tugas neh!!!!!!!!! *narik Tora* Tora duduk sini! *narik Shou n Saga n menempatkan mereka di sisi kiri-kanan Tora* Kalian di sini! Udah, ga pake berantem!
Tora: *garuk2 pala*
Shou & Saga: *saling menatap dgn tatapan maut*
Wira: tolong ya, baju yang udah selesai dipake langsung kasi ke aku...
Hiroto: galak banget sih...
Wira: terus kenapa?! ngga suka?!
Hiroto: aku suka... aku suka... huaaaa... naoo...
Nao: cep cep... sabar ya, mending bajunya dilepas dulu
Hiroto: oke
Saga: tora, sini bajunya aku bantuin buka
Shou: sama aku aja tora, tanganku baru dimenikur kemaren...
Saga: sama aku aja tora-shi, kalo lepas baju sama aku dapet jengkol gratis
Shou: mending sama aku aja lepas bajunya, kamu bakal dapet vocer perawatan seluruh tubuh gratis di tante salon
Tora: he-eh? buka baju?
Saga & Shou: iya, makanya cepetan buka bajunya...
Saga: eh, aku duluan yang ngomong begitu!
Shou: aku duluan!
Wira: *narik tora* sini yuk mas yang paling ganteng, sama aku aja buka bajunya... kan lebih enak kalo petugasnya yang langsung bukain
Tora: oh, oke
Saga: gara2 kamu tora diambil sama perempuan itu!
Shou: gara2 kamu!!
Hiroto: galak banget sih...
Wira: terus kenapa?! ngga suka?!
Hiroto: aku suka... aku suka... huaaaa... naoo...
Nao: cep cep... sabar ya, mending bajunya dilepas dulu
Hiroto: oke
Saga: tora, sini bajunya aku bantuin buka
Shou: sama aku aja tora, tanganku baru dimenikur kemaren...
Saga: sama aku aja tora-shi, kalo lepas baju sama aku dapet jengkol gratis
Shou: mending sama aku aja lepas bajunya, kamu bakal dapet vocer perawatan seluruh tubuh gratis di tante salon
Tora: he-eh? buka baju?
Saga & Shou: iya, makanya cepetan buka bajunya...
Saga: eh, aku duluan yang ngomong begitu!
Shou: aku duluan!
Wira: *narik tora* sini yuk mas yang paling ganteng, sama aku aja buka bajunya... kan lebih enak kalo petugasnya yang langsung bukain
Tora: oh, oke
Saga: gara2 kamu tora diambil sama perempuan itu!
Shou: gara2 kamu!!
Hiroto: Kalian berdua emang beneran kompak ya...
Shou & Saga: KAGAK!!!!!!
Hiroto: Hyaaaaaaa........ Kenapa aku terus yang digalakin????? Hueeeeeee
Nao: Cep cep ya, Mpon. Hoi! Kalian berdua ga malu apa??? Dah bikin anak kecil nangis!!!!
Shou: Habis.... Gak sudi aku dibilang kompak sama juragan jengkol ntuuu
Saga: Kamu pikir aku sudi???!!!!!!
Shou: Hih! Rasain neh! *jurus cakaran meni-pedi*
Saga: Bring it on! *jurus jilatan maut*
Nao: Hoi! Hoi! Hoi!!!!!!!!!!
Hiroto: Huaaaaaaa.... Pada berantem.......
Tora: Hedeh.... Gimana ini??? Wira-chan? Rina-chan? Any ideas??? *American style*
Shou & Saga: KAGAK!!!!!!
Hiroto: Hyaaaaaaa........ Kenapa aku terus yang digalakin????? Hueeeeeee
Nao: Cep cep ya, Mpon. Hoi! Kalian berdua ga malu apa??? Dah bikin anak kecil nangis!!!!
Shou: Habis.... Gak sudi aku dibilang kompak sama juragan jengkol ntuuu
Saga: Kamu pikir aku sudi???!!!!!!
Shou: Hih! Rasain neh! *jurus cakaran meni-pedi*
Saga: Bring it on! *jurus jilatan maut*
Nao: Hoi! Hoi! Hoi!!!!!!!!!!
Hiroto: Huaaaaaaa.... Pada berantem.......
Tora: Hedeh.... Gimana ini??? Wira-chan? Rina-chan? Any ideas??? *American style*
Wira: ya udalah biarin mereka berdua berantem, mending diungsiin dulu si tora, iya ngga Rina-senpai?
Tora: heh... tapi shou sama saga...
Wira: ngga papa tora, mereka berdua pasti baik2 aja
Tora: tapi...
Nao: *berdiri di antara saga sama shou* yap, pertandingan dimulai!!
Tora: heh... tapi shou sama saga...
Wira: ngga papa tora, mereka berdua pasti baik2 aja
Tora: tapi...
Nao: *berdiri di antara saga sama shou* yap, pertandingan dimulai!!
Rina: Eh, bentar, Wira. Kayaknya bakal seru neh. Aku udah nyiapin..... Popcorn!!! Ayuk qt tonton pertandingannya.
Tora: Rina-chan, beneran tuh mereka gak pa2?
Rina: Gak pa2 koq. Beneran. *peace*
Tora: Yodah deh.
Nao: Mari kita saksikan! Pertandingan JURAGAN JENGKOL VS TANTE SALON!!!!!
Hiroto: Aku ajak Mogu ya.... *kabur ngambil Mogu, kembali beberapa detik kemudian* Nah, sambil peluk Mogu gini kan asik. Anooo.... Rina-san, Mogu mintak popcorn-nya donk.
Rina: Boleee boleee... Nih...
Tora: Rina-chan, beneran tuh mereka gak pa2?
Rina: Gak pa2 koq. Beneran. *peace*
Tora: Yodah deh.
Nao: Mari kita saksikan! Pertandingan JURAGAN JENGKOL VS TANTE SALON!!!!!
Hiroto: Aku ajak Mogu ya.... *kabur ngambil Mogu, kembali beberapa detik kemudian* Nah, sambil peluk Mogu gini kan asik. Anooo.... Rina-san, Mogu mintak popcorn-nya donk.
Rina: Boleee boleee... Nih...
Nao: *bunyiin lonceng* TENG... TENG... TENG... Pertandingan antara Shou yang mewakili tante salon dengan Saga yang mewakili juragan jengkol akan segera dimulai! Bagi para penonton yang sudah membeli tiket harap segera duduk di tempatnya masing-masing!
Hiroto: asiiiik udah dimulai!
Nao: di sisi kanan ada Shou yang sudah membawa peralatan make-up nya!
Shou: *nunjukin gunting kuku* aku tidak akan kalah darimu, saga!
Nao: di sisi kiri ada Saga yang sudah membawa... umm... bau apa ini ya?
Saga: jengkol... *liat ke shou sambil memperlihatkan sebaskom penuh jengkol* aku pasti menang!
Nao: nah, kalian berdua siap dalam posisi masing-masing ya! Satu... dua... TENG! *bunyi lonceng ceritanya*
Hiroto: asiiiik udah dimulai!
Nao: di sisi kanan ada Shou yang sudah membawa peralatan make-up nya!
Shou: *nunjukin gunting kuku* aku tidak akan kalah darimu, saga!
Nao: di sisi kiri ada Saga yang sudah membawa... umm... bau apa ini ya?
Saga: jengkol... *liat ke shou sambil memperlihatkan sebaskom penuh jengkol* aku pasti menang!
Nao: nah, kalian berdua siap dalam posisi masing-masing ya! Satu... dua... TENG! *bunyi lonceng ceritanya*
Shou: Hyaaaaatttttttt!!!!!!!!!!! *bawa gunting kuku, nindih Saga (ihh, waooo), narik jarinya Saga, mulai nggunting kuku Saga*
Saga: Hyaaaaaaa...... Apa yg kau lakukan???!!!!!!!! Aku tak sudi punya kuku macam banci salon!!!!!!!!!!
Shou: Fufufufufufufufu.... Rasakan jurus meni-pedi stadium awalku.
Saga: Aku gak akan kalah.... Haaaaaahhhhhh...... *jurus napas jengkol*
Shou: Ihhhhhhhhhhh!!!!!!!!!!!!! Amit-amit baunyaaaaaa!!!!!!!!!!!
Saga: Yes! Aku bebas! *meraih baskom jengkol* Rasakan ini! *ngelempar jengkol dengan gerakan shuriken yg nyontek dari Tora*
Shou: Aaaaarrrrgggghhhhh!!!!!!!! Dasar jengkoooooollllllll!!!!!!! !!!!!!
Saga: Hyaaaaaaa...... Apa yg kau lakukan???!!!!!!!! Aku tak sudi punya kuku macam banci salon!!!!!!!!!!
Shou: Fufufufufufufufu.... Rasakan jurus meni-pedi stadium awalku.
Saga: Aku gak akan kalah.... Haaaaaahhhhhh...... *jurus napas jengkol*
Shou: Ihhhhhhhhhhh!!!!!!!!!!!!! Amit-amit baunyaaaaaa!!!!!!!!!!!
Saga: Yes! Aku bebas! *meraih baskom jengkol* Rasakan ini! *ngelempar jengkol dengan gerakan shuriken yg nyontek dari Tora*
Shou: Aaaaarrrrgggghhhhh!!!!!!!!
Saga: serangan belum berakhir! hyaaaaat!!! jurus jus jengkol!! *ngeluarin blender, blender sekilo jengkol, terus semburin ke shou*
Shou: iiih... bau!! Terima ini, jurus cat kuku pelangi!!! *ngolesin jempol kakinya saga pake cat kuku warna mejikuhibiniu*
Saga: hah? apa yang telah kau lakukan dengan jempolku?!! Rasakan ini! jurus timpukan jengkol *nimpuk2 kepala shou pake jengkol*
Shou: iiih... bau!! Terima ini, jurus cat kuku pelangi!!! *ngolesin jempol kakinya saga pake cat kuku warna mejikuhibiniu*
Saga: hah? apa yang telah kau lakukan dengan jempolku?!! Rasakan ini! jurus timpukan jengkol *nimpuk2 kepala shou pake jengkol*
Rina: Wira.. Koq ini kayaknya bakal seri ya?? Kedua petarung punya kekuatan sebanding, biarpun jurusnya beda.
Tora: Aduh, aku masih kuatir sama mereka.
Hiroto: Ayok!!! Teruuuussss!!!! Ayok, Mogu, kamu juga ikut nyemangatin!
Tora: Aduh, aku masih kuatir sama mereka.
Hiroto: Ayok!!! Teruuuussss!!!! Ayok, Mogu, kamu juga ikut nyemangatin!
Mogu: guk! guk! (terjemahan: oke sip bos aku pasti nyemangatin mereka, tapi ngomong2 yang bos sebenernya semangatin tuh yang mana?)
Wira: hohoho... tidak apa2 Rina-senpai, marilah kita menikmati pertandingan seru ini...
Tora: aduuh... kasian mereka kan... kalo misalnya kenapa2, kasian alice9...
-sementara itu shou dan saga-
Shou: jurus menikur mak lampir! hiaaat!! *ngasi kuku palsu yang panjang2 ke kukunya saga, terus dicet item*
Saga: model apa ini? Aku ngga suka!! Rasakan jurus lalapan jengkol! *ngelempar jengkol, daun kemangi, pete, timun, daun pepaya, daun singkong, toge ke arah shou*
Shou: sayuran macam apa ini! jurus menghapus cat kuku! *ngeluarin aseton*
Wira: hohoho... tidak apa2 Rina-senpai, marilah kita menikmati pertandingan seru ini...
Tora: aduuh... kasian mereka kan... kalo misalnya kenapa2, kasian alice9...
-sementara itu shou dan saga-
Shou: jurus menikur mak lampir! hiaaat!! *ngasi kuku palsu yang panjang2 ke kukunya saga, terus dicet item*
Saga: model apa ini? Aku ngga suka!! Rasakan jurus lalapan jengkol! *ngelempar jengkol, daun kemangi, pete, timun, daun pepaya, daun singkong, toge ke arah shou*
Shou: sayuran macam apa ini! jurus menghapus cat kuku! *ngeluarin aseton*
Saga: Haaaaa.... KukuQ jadi bersih!
Shou: Waduh, salah jurus. Gimana neh????
Saga: Rasakan ini... Eh? Jengkolku....
Shou: Hahahahahaha, pasti jengkolnya dah habis...
Saga: Bukan...
Shou: Trus???
Saga: Ke mana aroma jengkolnyaaaaa??????? Apa yang terjadi???? Shou, kamu pasti sudah meracuni jengkolku!
Shou: Ih, enak aja. Aku ga sudi megang2 jengkol, emangnya kamu??
Saga: Tidak bisa dibiarkan! *ngambil bass, ganti senjata* Rasakan ini!!!!!
Shou: *ngambil mic plus kabelnya* Aku gak akan kalah!!! *muter2 mic di udara a la koboi main lasso*
Shou: Waduh, salah jurus. Gimana neh????
Saga: Rasakan ini... Eh? Jengkolku....
Shou: Hahahahahaha, pasti jengkolnya dah habis...
Saga: Bukan...
Shou: Trus???
Saga: Ke mana aroma jengkolnyaaaaa??????? Apa yang terjadi???? Shou, kamu pasti sudah meracuni jengkolku!
Shou: Ih, enak aja. Aku ga sudi megang2 jengkol, emangnya kamu??
Saga: Tidak bisa dibiarkan! *ngambil bass, ganti senjata* Rasakan ini!!!!!
Shou: *ngambil mic plus kabelnya* Aku gak akan kalah!!! *muter2 mic di udara a la koboi main lasso*
Nao: Wooah... mendadak aroma persaingan kembali tercium! Ternyata masing-masing penantang memiliki senjata rahasia! Pertandingan semakin seru!
Tora: waduh, kenapa jadi perang alat2 musik begini...
Hiroto: mogu, mogu, liaat!! Shou sama Saga ganti senjata! Yeeeey...!!
Wira: yak, saatnya taruhan! Yang pilih shou, yang pilih shou!
Hiroto: *angkat tangan* aku!
Wira: yang pilih saga?!
Mogu: guk! (terjemahan: aku, qaqa...)
Wira: tora cakep pilih siapa?
Tora: aku...
Hiroto: mogu, mogu, liaat!! Shou sama Saga ganti senjata! Yeeeey...!!
Wira: yak, saatnya taruhan! Yang pilih shou, yang pilih shou!
Hiroto: *angkat tangan* aku!
Wira: yang pilih saga?!
Mogu: guk! (terjemahan: aku, qaqa...)
Wira: tora cakep pilih siapa?
Tora: aku...
Tora: Jangan paksa aku untuk memilih. *lebe*
Rina: Aah, Tora mbul ga perlu malu2. Pilih salah satu donk. Aku Shou ya, Wira!
Rina: Aah, Tora mbul ga perlu malu2. Pilih salah satu donk. Aku Shou ya, Wira!
Wira: sip, Rina-senpai! dua suara untuk shou, satu suara untuk saga!
Tora: ano.... aku...
Wira: ya tora cakep?
Tora: aku pilih...
-di tempat pertandingan-
Saga: jurus bass menyentuh sanubari!! hiaaat!! (aduh itu nama jurusnya XD)
Shou: jurus falsetto hasil belajar sama hyde!! hiaaaaat!!!
Saga: jurus not balok mengguncang bumi!!
Shou: jurus screamo punya ruki!! gyaaaah...!!!
Nao: wow, wow, wow! Sepertinya pertandingan semakin sengit!! Siapakah pemenangnya??
Tora: ano.... aku...
Wira: ya tora cakep?
Tora: aku pilih...
-di tempat pertandingan-
Saga: jurus bass menyentuh sanubari!! hiaaat!! (aduh itu nama jurusnya XD)
Shou: jurus falsetto hasil belajar sama hyde!! hiaaaaat!!!
Saga: jurus not balok mengguncang bumi!!
Shou: jurus screamo punya ruki!! gyaaaah...!!!
Nao: wow, wow, wow! Sepertinya pertandingan semakin sengit!! Siapakah pemenangnya??
Rina: Ayo, Tora. Kamu pilih siapa?
Tora: Pilih.....
Hiroto: Kira2 Bang Tor pilih siapa ya, Mogu???
Mogu: Guk guk guk! (translet: Aku juga penasaran, pah.)
Siapakah yang dipilih oleh Tora???
Nao: Siapakah yang dipilih oleh Tora??!! Tora... Tora... Tora... *suaranya bergema ceritanya*
Hiroto: Mogu, menurut kamu siapa yang bakal dipilih Tora?
Mogu: guk! guk! (terjemahan: aku ngga tau sih bos, tapi feelingku ngomong tora bakal milih BIIIIP *sensor*)
Wira: yo tora cakep, kamu pilih siapa, beibih?
-ketika mendengar bahwa Tora akan memilih salah satu di antara mereka berdua, Shou dan Saga menghentikan pertempuran dan langsung mendekati Tora-
Shou: kamu pilih siapa, Tora-shi? Temen dekatmu sebelum Alice9 ato... *ngelirik Saga dengan jutek* si manusia berjengkol ini?
Saga: eh?? apa lo bilang? manusia berjengkol?!!
Shou: *mencengkeram kerah baju Tora* pilih dia atau aku? (kyk iklan KONIDIN XD)
Saga: *ngelepasin tangan Shou* eehh... enak aja pegang2 sembarangan!! Tora, ayo, pilih aku atau Shou?
Tora: eh... itu... gimana nih???
Rina: So? Kalo kamu ga cepetan milih, ntar kamu aku jadiin tahanan lho. *sambil cari tisu buat ngelap iler*
Tora: Aduh... Tapi susah ini kalo harus milih.
Shou: Tora... Kita kan udah berteman jauh sebelum kamu ketemu manusia jengkol ini. Harusnya kamu pilih aku donk. *ngerajuk*
Saga: Heh, banci salon! Yang penting itu bukan lamanya, tapi perasaannya. Tau gak lo? Yang penting KUALITAS, bukan KUANTITAS!
Shou: Hih, manusia jengkol kayak kamu tau apa??? Yang kamu tau cuma cara menanam jengkol!
Saga: Daripada lo yang taunya cuma ngutekin kuku doank!
Shou: APAAAAA??!!!! Jaga mulut kamu! *mendekatkan diri ke muka Saga*
Saga: Lo juga jaga mulut! *makin mendekat, jidat dah nempel jidat Shou*
Rina: *dalem hati: udah lah, sosor ajaaaa....*
Tora: AKU PILIH........... *setengah teriak*
Shou & Saga: *sambil berpisah* SIAPA?????
Tora: Aduh... Tapi susah ini kalo harus milih.
Shou: Tora... Kita kan udah berteman jauh sebelum kamu ketemu manusia jengkol ini. Harusnya kamu pilih aku donk. *ngerajuk*
Saga: Heh, banci salon! Yang penting itu bukan lamanya, tapi perasaannya. Tau gak lo? Yang penting KUALITAS, bukan KUANTITAS!
Shou: Hih, manusia jengkol kayak kamu tau apa??? Yang kamu tau cuma cara menanam jengkol!
Saga: Daripada lo yang taunya cuma ngutekin kuku doank!
Shou: APAAAAA??!!!! Jaga mulut kamu! *mendekatkan diri ke muka Saga*
Saga: Lo juga jaga mulut! *makin mendekat, jidat dah nempel jidat Shou*
Rina: *dalem hati: udah lah, sosor ajaaaa....*
Tora: AKU PILIH........... *setengah teriak*
Shou & Saga: *sambil berpisah* SIAPA?????
Wira: yahh... padahal bisa bikin shouga tuh tadi...
Shou: *jitak Wira pake cet kuku*
Wira: maap om...
Tora: aku... pilih...
Nao: akhirnya!! hal yang telah ditunggu-tunggu akan tiba!! Siapakah yang akan... humppf....
Hiroto: *nutup mulut Nao pake mogu* berisik banget si dari tadi!
Saga & Shou: SIAPA?!!!
Shou: *jitak Wira pake cet kuku*
Wira: maap om...
Tora: aku... pilih...
Nao: akhirnya!! hal yang telah ditunggu-tunggu akan tiba!! Siapakah yang akan... humppf....
Hiroto: *nutup mulut Nao pake mogu* berisik banget si dari tadi!
Saga & Shou: SIAPA?!!!
Tora: Aku pilih....... SHOUGA!!!!!!!!!!!!!!!!!!! *siapin kamera buat ngerekam adegan Shouga*
Shouga: HEEEEEEEEEEE?????????????? ???????????????
Shouga: HEEEEEEEEEEE??????????????
Wira & Hiroto: GYAAAA~!!!! SHOUGA?!!!
Nao: *lepas Mogu dari mulutnya* Ya, Sodara2 sekalian!! Keputusan telah diambil!! Ternyata Tora tidak bisa memilih salah satu di antara Saga dan Shou, makanya dia memilih Shouga!! *tepok tangan*
Wira: tora... kenapa... *bunyi suara biola* kenapa... kamu tidak memilih aku... kenapa... KENAPA?!!!
Hiroto: iya tora... kenapa ngga milih Mogu sih?
Mogu: GUK!!!! (terjemahan: iya nih, emangnya aku kurang imut ya?)
Nao: *lepas Mogu dari mulutnya* Ya, Sodara2 sekalian!! Keputusan telah diambil!! Ternyata Tora tidak bisa memilih salah satu di antara Saga dan Shou, makanya dia memilih Shouga!! *tepok tangan*
Wira: tora... kenapa... *bunyi suara biola* kenapa... kamu tidak memilih aku... kenapa... KENAPA?!!!
Hiroto: iya tora... kenapa ngga milih Mogu sih?
Mogu: GUK!!!! (terjemahan: iya nih, emangnya aku kurang imut ya?)
Rina: Iya Tor.... Kenapa kamu gak milih akuuuu????!!!!!!
Shou: Kenapa bukan aku aja???
Saga: Kenapa bukan aku aja???
Tora: *dalem hati: kenapa semua jadi ngerebutin gue seh?? #ge er* Begini Shouga... Daripada kalian berantem memperebutkan aku, mending kalian bekerja sama untuk me*piiiiiiiiiip* aku. *senyum om2 mesum* Lagian kalian bisa kompak juga koq. Buktinya kalo ngomong sering bareng.
Shou: *lirik hidung Saga*
Saga: *lirik bibir Shou*
Shou: Kenapa bukan aku aja???
Saga: Kenapa bukan aku aja???
Tora: *dalem hati: kenapa semua jadi ngerebutin gue seh?? #ge er* Begini Shouga... Daripada kalian berantem memperebutkan aku, mending kalian bekerja sama untuk me*piiiiiiiiiip* aku. *senyum om2 mesum* Lagian kalian bisa kompak juga koq. Buktinya kalo ngomong sering bareng.
Shou: *lirik hidung Saga*
Saga: *lirik bibir Shou*
Hiroto: *angkat tangan kanannya* permisi om, arti dari "me*piiiip* aku" itu apa ya?
Nao: *lempar pot ke Hiroto* anak kecil berisik!!
Mogu: GUUUUUUK....!! (terjemahan: BOS...!!)
Shou: tora, kamu... mau aku dan saga nge*piiip* kamu?
Saga: yang bener tuh tora?
Tora: hehehe... *senyum2 mesum*
-Shou dan Saga saling pandang, mereka baru menyadari kalau mereka ternyata kompak... (dan ngebayangin ngr*piiip* bertiga itu)-
Nao: baikan! baikan! baikan!
Shou: umm... saga... sori ya selama ini...
Saga: *deketin shou* aku juga selama ini suka makan jengkol, sori ya...
Hiroto: *mendadak muncul* ah! lama amat seh mau kissu doang! *langsung dorong kepala shou sama saga hingga mereka *piiip* dengan suksesnya*
Wira: wahaaa...
Tora: *motret pake kamera* aseeek... adegan bagus!
Nao: *lempar pot ke Hiroto* anak kecil berisik!!
Mogu: GUUUUUUK....!! (terjemahan: BOS...!!)
Shou: tora, kamu... mau aku dan saga nge*piiip* kamu?
Saga: yang bener tuh tora?
Tora: hehehe... *senyum2 mesum*
-Shou dan Saga saling pandang, mereka baru menyadari kalau mereka ternyata kompak... (dan ngebayangin ngr*piiip* bertiga itu)-
Nao: baikan! baikan! baikan!
Shou: umm... saga... sori ya selama ini...
Saga: *deketin shou* aku juga selama ini suka makan jengkol, sori ya...
Hiroto: *mendadak muncul* ah! lama amat seh mau kissu doang! *langsung dorong kepala shou sama saga hingga mereka *piiip* dengan suksesnya*
Wira: wahaaa...
Tora: *motret pake kamera* aseeek... adegan bagus!
Rina: Ayoooo, fans Shouga masuk!!!!
Shouga: *senyum2 malu2 macan*
Tora: Sekarang? *towel2 Shouga dengan muka mesum*
Shou: Ih, Tora-chan.... *melet2 genit*
Saga: Tora... *melet2 sekushii*
Nao: *narik tangan Mpon* Ayo, Mpon pulang!
Hiroto: Eh, kenapa Nao-san??
Nao: Ini bukan tontonan anak kecil! *nyeret Mpon*
Hiroto: Huaaaaaa..... Aku juga mau liat!! MAU LIAAAAATTTTTTT!!!!!! *meronta2*
Mogu: Guuuk guuk! (translet: Tungguin, boss!!!) *sambil lari ngintil Mpon*
Rina: Wira, kita gimana neh?
Shouga: *senyum2 malu2 macan*
Tora: Sekarang? *towel2 Shouga dengan muka mesum*
Shou: Ih, Tora-chan.... *melet2 genit*
Saga: Tora... *melet2 sekushii*
Nao: *narik tangan Mpon* Ayo, Mpon pulang!
Hiroto: Eh, kenapa Nao-san??
Nao: Ini bukan tontonan anak kecil! *nyeret Mpon*
Hiroto: Huaaaaaa..... Aku juga mau liat!! MAU LIAAAAATTTTTTT!!!!!! *meronta2*
Mogu: Guuuk guuk! (translet: Tungguin, boss!!!) *sambil lari ngintil Mpon*
Rina: Wira, kita gimana neh?
Wira: waduh gimana ya... *garuk2 kepala* sebenernya masih pingin liat sih kelanjutannya gimana, sampe tahap berapa hubungan mereka berlanjut, apakah membuahkan hasil yang memuaskan, dsb
Shou: woy, sabar, mba, mulai aja belom!
Wira: oh, maap om...
Saga: hmmm... ano... itu... ayo dimulai
Wira: apanya?
Saga: *malu2 macan* *piiip*-nya
Tora: waduh, waduh... udh ngga sabar ya... *senyum2 mesum*
Shou: woy, sabar, mba, mulai aja belom!
Wira: oh, maap om...
Saga: hmmm... ano... itu... ayo dimulai
Wira: apanya?
Saga: *malu2 macan* *piiip*-nya
Tora: waduh, waduh... udh ngga sabar ya... *senyum2 mesum*
Rina: Apa boleh buat, Wira. Kali ini kita harus ngalah. *ke Shouga* Oke, malam ini Tora milik kalian.
Shouga: HOREEEEEEE!!!!!!!!!
Rina: Fuuuuaaaaahhhh, aku mau nyusul Nao-san aja ah. Mau minta diajarin bikin skripsi. Eh, Tora, tapi inget... Kalo udah selesai jangan lupa balik ke rumah TWW. Masih banyak yang nunggu. Daaaaa..... *nyusul Nao*
Shou: Waw, Tora-chan kerja rodi nih. *ngikik genit*
Saga: Tora gak capek?
Tora: Ini namanya tanggung jawab. *sok cool*
Shouga: *terpesona* Tora........
Shouga: HOREEEEEEE!!!!!!!!!
Rina: Fuuuuaaaaahhhh, aku mau nyusul Nao-san aja ah. Mau minta diajarin bikin skripsi. Eh, Tora, tapi inget... Kalo udah selesai jangan lupa balik ke rumah TWW. Masih banyak yang nunggu. Daaaaa..... *nyusul Nao*
Shou: Waw, Tora-chan kerja rodi nih. *ngikik genit*
Saga: Tora gak capek?
Tora: Ini namanya tanggung jawab. *sok cool*
Shouga: *terpesona* Tora........
Wira: fiuuh... mau gimana lagi yah... okelah, gw main ke rumahnya Kai the GazettE deh, ada "sesuatu" yang belum aku dan kai selesaikan di sana... kalian berdua baik2 sama tora ya, jangan sampe ada luka sedikitpun ato cacat sedikitpun pas balik ke tww. Kalo ngga...
Shou: kalo ngga, trus kenapa?
Wira: kalian, Shouga, bakal aku masukin ke kandangnya trio macan... biar digaruk sekalian *musik latar: kelakuan si kucing garong...*
Shou: iya iya, kita bakal balikin tora dalam keadaan utuh *lirik ke saga*
Wira: okeh. astalavista semuanya~ salam olahraga~ *kabur*
Saga: fiuuh... akhirnya kita cuma bertiga...
Shou: iya ya, akhirnya
Tora: *ngerangkul shou & saga* yuk kita mulai! mumpung ngga ada yang ngintip!
Shou & Saga: hayuuuk~!
-mereka bertiga pun masuk ke kamar (?), tapi tanpa sepengetahuan mereka, sebenarnya ada satu orang yang dari tadi memantau mereka bertiga... bahkan orang itu sudah memasang kamera tersembunyi di dalam kamar (?) yang mereka masuki. Orang itu adalah...-
Mogu: GUK! GUK! (terjemahan: hehehe... aku bisa jual videonya sama fotonya ke fans2nya Alice9, lalu aku jadi kaya!! hahaha....)
Shou: kalo ngga, trus kenapa?
Wira: kalian, Shouga, bakal aku masukin ke kandangnya trio macan... biar digaruk sekalian *musik latar: kelakuan si kucing garong...*
Shou: iya iya, kita bakal balikin tora dalam keadaan utuh *lirik ke saga*
Wira: okeh. astalavista semuanya~ salam olahraga~ *kabur*
Saga: fiuuh... akhirnya kita cuma bertiga...
Shou: iya ya, akhirnya
Tora: *ngerangkul shou & saga* yuk kita mulai! mumpung ngga ada yang ngintip!
Shou & Saga: hayuuuk~!
-mereka bertiga pun masuk ke kamar (?), tapi tanpa sepengetahuan mereka, sebenarnya ada satu orang yang dari tadi memantau mereka bertiga... bahkan orang itu sudah memasang kamera tersembunyi di dalam kamar (?) yang mereka masuki. Orang itu adalah...-
Mogu: GUK! GUK! (terjemahan: hehehe... aku bisa jual videonya sama fotonya ke fans2nya Alice9, lalu aku jadi kaya!! hahaha....)
Sabtu, 10 Maret 2012
Fanfic Sinetron Gaje by Wira and Rina (ending by Rina, karena Wira gak ngelanjutin)
Cerita diawali saat Rina dan Wira lempar-lemparan perkakas.
Wira: *lempar ibanez*
Rina: *tangkap Ibanez dengan wajah bahagia*
Wira: *lempar chikin*
Rina: *tangkap Chikin juga, lumayan lah 2 item ini bisa utk memanggil macan ke kamar* XDDD
Wira: *lempar cat kukunya shou*
Rina: *lumayan, bisa dipake memepercantik diri* XDDD
Wira: aku tidak mau kalah~ hiaaat *lempar nao*
Rina: Hohohoho, ada Nao-san. Kebetulan. Anda kan profesor, skrg kerjain skripsiQ ya. Sementara q mau 'ngerjain' macan. XDDD *iket Nao di kursi*
Wira: lempar apa yah? *lempar mogu*
Hiroto: JANGAN DILEMPAR WOY~!!
Wira: yah, udh kelempar duluan *pasang muka datar*
Rina: Eeeeee, ada Mogu-chan. Ayok sini, kamu ajak main Chikin. Biar q bisa 'main' sama papanya Chikin.
Mogu: Guk! *lari ke arah Chikin* Chikin, main yuk! #terjemahan bahasa hewan
Chikin: Yuk! #terjemahan lagi *lari ninggalin Tora*
Tora: Eh, Chikin mau ke mana?
Rina: Mbul, Chikinnya diganti q aja ya.... *tarik Tora*
Wira: yah.. yah.. Toraa....
Hiroto: balikin mogu gw!! huaaaaa~ shouuuu~
Shou: *memperlihatkan sederet kukunya yg abis dimenikur* kenapa pon?
Wira: weh... rame banget -_-"
Tora: Rina-chan, bentar deh. Mending dilanjutin ntar aja. Di luar rame banget. Aku ga bisa konsentrasi.
Rina: Yaaaaaaaaaaaaaa
Tora: Heheh, ayo kita tambahin keramean di luar sana. *ngacir*
Rina: Mbul...... Hyaaaaa....... Ya udah deh. Aku ikut!!!!! *ikut ngacir*
-sesampainya di luar-
Rina: Hedeh, emang rame banget. Wira, pada ngapain seh rame banget?
Wira: Ngga ada apa2... ngga ada apa2...
Hiroto: dia telah mengambil mogu-ku!!! MOGUUUUU HUAAAAAA....!
Shou: cep cep... jangan nangis dong
Saga: hei semuaa~
Tora: Hiro, itu tadi Mogunya maen sama Chikin.
Hiroto: Ke mana?
Tora: Ga tauk. Udah lah biarin aja. Ntar juga balik ndiri.
Hiroto: Huaaaaaaaaaaaaa, ga bisa gituuuuuuuuuuuu
Shou: Ih, Tora-chan jadi org yg peka dikit napa. *pasang tampang ngambek* Cep cep ya, Hiro-chan...
Saga: Aku tau cara memanggil mereka berdua.
Hiroto: He? Gimana, gimana?
Saga: Tadaaaaaa!!!!!!!! *ngeluarin serantang semur jengkol*
Semua: *GUBRAKK!!*
Aku: *silau ngeliat jengkol yg bercahaya* omaigat, itulah sumber kekuatannya saga!!
Saga: *pasang pose kemenangan di samping jengkol en nyengir2 mesum* hehehe... ini buat eneng Wira juga kok ntar
Wira: -_- gw ngga suka jengkol...
Hiroto: *lari ke Shou* aku mau moguu... aku mau moguu...
Shou: iya sayang, mogunya biarin dulu main sama chickin. Nanti mama (Wira: MAMA???) beliin es krim ya...
Hiroto: Iya, ma.... (Rina: *melotot*) *seketika ceria* Mas Tor, ayok qt maen juga. *ngeluarin shuriken entah dari mana*
Tora: Haaaa! Kebetulan tadi Nao-san dah diiket di korsi sama Rina-chan. Ayok, qt maen! *ikut2 ngeluarin shuriken*
Hiroto n Tora: HYAAAAAAAATTTTTTTTTTTT!!!! !!!!!!!!!! *menghilang ke tempat Nao pake jurus asap*
Nao: HELP MEEEEEEEEE!!!!!!!!!!!!!!!! !!
Shou: Rina-chan, temenin q ke salon trus ke butik yuk!
Rina: Haaaa????? Lagi?????
Saga: Neng Wira ikut abang aja yok.
Wira: eeh... kemana?
Saga: abang tau tempat yang bagus...
Wira: buat APAAN?
Saga: *ngeliatin jengkol* makan ini bareng2... bisa pake sambel terasi, saos cabe, pake lalap juga bisa, dibekuin trus dijadiin es krim juga enak, ato kalo neng mau bisa dicampur dijadiin sushi...
Wira: *ngebayangin jengkol jadi sushi aja udah ngga tega*
-di salon-
Rina: Mbak, eh, Mas Shou, gimana caranya biar bisa cantik selalu? Biar macan selalu langket sama q seperti dia selalu lengket sama dirimu.
Shou: Harus rajin menikur-pedikur, Rina-chan. *sambil menikmati menikur*
Rina: *lemes*
- di "suatu" tempat yang lain -
Wira: maap ya bang saga-sekusshii, aku mau jalan bareng sama si matjan *ngelirik tora yang masi main shuriken sama Hiroto*
Saga: *mukanya dizoom* AP-APAA?!! Ka-kamu... kamu...
Wira: *narik tangan Tora* yuk bang, kita pergi ke cari "game"
Tora: hah? game apa?
Wira: *senyum sinis ke saga*
-masih di salon-
Shou: Nah, habis menikur-pedikur, qt facial dulu, Rina-chan. Habis itu creambath. Habis itu qt lulur. Trus qt..
Rina: Haduh, panjang amat prosesnya. Aku dah ga tahan!!!!
Shou: Ga tahan apa, Rina-chan?
Rina: MBUL!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! *lari ke tempat Mbul, gabung sama Wira*
Shou: Rina... chan... Hiks... Q ditinggal.... *nangis sinetron*
Hiroto: *muncul tiba2* cep cep... mama (Wira: MAMA???)... nanti aku beliin sepaket alat menikur pedikur sama sekalian catnya yaa
Saga: *liat tora & wira* kalian mau kemana???
Wira: kemana aja boleee... ayok Rina-senpai... mari kita nikmati tora bersama...
Saga: *misahin tangan Wira sama matjan* NGGA BOLE!! (Wira: mimpi apa semalem direbutin saga sama tora uhuyyy...)
Tora: tapi...
Wira: ayok!! *sewot* nanti juga ada shou di sana
Tora: oh, oke
Nao: wooyy... ini kok ngga dilepas-lepas!! Aku juga mau eksis! Aku mau dapet peran!!
Rina: *ngluarin shuriken* Nao-san, q akan membebaskanmu lagi. Tpi tlg selamatkan q dr Saga! Hyaaaaaatttttt! *lempar shuriken bwt ngelepasin talinya Nao*
Nao: Hore, q bebas! *kabur*
Rina: Eh, Nao-san! Mau ke mana? Selamatkan q dulu! Nao...san.... *hopeless*
Saga: *makin menjadi2* Rina-chan sama abang aja. Fufufufufu *tawa mesum smbl mulai tarik2 baju, bajunya sndr mksdnya*
Aku: Tolong!!!!!!! Ada pria ecchi!!!!!!! HELP ME!!!!!!
---breaking news: mgkn anda pikir Rina gila krn ga mau sama Saga---
Tora: Sebenernya kita mau kemana sih?
Wira: ke salon, ada shou sama hiroto di sana. Sekalian aku belom krimbat sama potong poni *curcol*
Tora: Tapi saga... *melirik ke arah saga yang masi mendekati Rina-senpai*
Wira: kenapa si saga?
Tora: aku merasa tidak enak meninggalkannya...
Aku: -_- sebenarnya ngga enak sama siapa sih? Saga ato Rina-senpai?
Shou: oh, hohoho... welkom welkom tu maiii salon... welkom welkom...
Aku: yo tante~ aku udah bawa tora nih, diskonin 50% yah
Shou: oke darleeenk... *narik tora* sini, sini... ikut sama aku yah...
Rina: Hiks... Hiks... Kenapa Saga? *meratapi nasib*
Saga: *udah topless* Eh, Rina-chan koq mlh nangis?
Rina: Maap, Saga-kun. Tapi cintaQ hanya untuk Tora Mbul seorang.
Saga: Gitu ya, Rina-chan... *lemes, sambil pake baju lagi*
Rina: *ga tega liat Saga* Ehm, tapi Saga-kun juga cakep koq. Jago main bass, gitar, piano. Jago bikin lagu. Lucu lagi. *tepok2 bahu Saga*
Saga: Kenapa nasibku selalu... Forever alone... HUAAAAAAA!!!!!!
Rina: Eh, aduh... *dalam hati: gue dah bikin anak org mewek neh* Saga-kun, eh, jangan nangis deh. Anooo.... Gimana kalo q masakin jengkol aja?
Saga: He? Rina-chan... Akhirnya kamu mau menerimaku apa adanya...
Rina: Eh, bukan gitu, Saga-kun.
Saga: HUAAAAAA!!!!!!!! ARIGATOUUUUUUUUU!!!!!!!!!! !! *peluk Rina lagi*
Rina: *tepok jidat*
Saga: Tak kusangka Rina-chan...
Rina: Saga-kun, ada jengkol tuh!
Saga: Mana? Mana?
Rina: *segera melepaskan diri dari Saga*
Saga: Rina-chan!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!! *forever alone*
---breaking news: karena Rina kesian ma Saga, jadi Rina lanjutin lagi-------
Saga: Rina-chan!!!!!!!!!!! Jangan tinggalkan... aku... *lemes*
Rina: *menoleh ke belakang* Kesian juga ya, Saga. Udah ditinggal ma yg laen. Apa boleh buat. *balik lagi*
Saga: Rina-chan, kau kembali untukku. *terharu*
Rina: Tadi q janji mau masakin jengkol. Janji adalah hutang.
Saga: Arigatou, Rina-chan...
Rina: Saga-kun, habis makan jengkol, maksudQ habis kamu makan jengkol, qt bikin lagu bareng aja yuk. Ntar q yg bikin liriknya. Q bikin lirik Inggris deh, q kan kuliah Inggris. *ngesok*
Saga: Woseeeepppppp, Rina-chan!!!!!!!!!!! *bahagia*
--- di tempat Rina dan Saga ---
Rina: Gimana jengkolnya, Saga-kun? *fun facts: padahal Rina ga tau cara masak jengkol*
Saga: Enak, Rina-chan! Ayok, qt bikin lagu!
Rina: Iyaaa, ayoooo.....
--- Selama satu jam, Rina dan Saga bikin lagu. Saga maen kibord n Rina nulis lirik, pake bahasa Inggris. ---
Saga: Yes! Akhirnya jadi juga lagunya. *dalem hati: sebentar lagi pasti Rina-chan jatuh ke tanganku, fufufufufufu*
Rina: Iya neh. Liriknya juga udah.
Saga: Iya. Liriknya bagus, Rina-chan. Kamu jago banget deh bikin lirik. *towel2 Rina*
Rina: *menghindar* Ah, biasa aja, Saga-kun. Ehm...
Saga: Kalo gitu, ayo kita tampilkan di depan yang laen! *berapi-api* Aku mau latian kibordnya lagi ah. *maen kibord lagi*
Rina: *dalem hati: Nah, kalo dia asik sendiri gini, aku bisa melarikan diri.* *jalan pelan2 menuju pintu keluar*
Saga: Mau ke mana, Rina-chan? *tiba2 dah nempel sama Rina sambil megang tangan Rina*
Rina: *dalem hati: Buset! Kapan datengnya nih orang?!* Ehm... Anoo... Mau ke toilet...
Saga: Toiletnya sebelah sana, Rina-chan. Perlu aku temenin? *mesum*
Rina: Oiya, di sana, hehe... Ehm... Ga usah, Saga-kun. Kamu lanjutin latian aja. *kabur ke toilet* *dalem hati: gagal sudah*
Wira: *lempar ibanez*
Rina: *tangkap Ibanez dengan wajah bahagia*
Wira: *lempar chikin*
Rina: *tangkap Chikin juga, lumayan lah 2 item ini bisa utk memanggil macan ke kamar* XDDD
Wira: *lempar cat kukunya shou*
Rina: *lumayan, bisa dipake memepercantik diri* XDDD
Wira: aku tidak mau kalah~ hiaaat *lempar nao*
Rina: Hohohoho, ada Nao-san. Kebetulan. Anda kan profesor, skrg kerjain skripsiQ ya. Sementara q mau 'ngerjain' macan. XDDD *iket Nao di kursi*
Wira: lempar apa yah? *lempar mogu*
Hiroto: JANGAN DILEMPAR WOY~!!
Wira: yah, udh kelempar duluan *pasang muka datar*
Rina: Eeeeee, ada Mogu-chan. Ayok sini, kamu ajak main Chikin. Biar q bisa 'main' sama papanya Chikin.
Mogu: Guk! *lari ke arah Chikin* Chikin, main yuk! #terjemahan bahasa hewan
Chikin: Yuk! #terjemahan lagi *lari ninggalin Tora*
Tora: Eh, Chikin mau ke mana?
Rina: Mbul, Chikinnya diganti q aja ya.... *tarik Tora*
Wira: yah.. yah.. Toraa....
Hiroto: balikin mogu gw!! huaaaaa~ shouuuu~
Shou: *memperlihatkan sederet kukunya yg abis dimenikur* kenapa pon?
Wira: weh... rame banget -_-"
Tora: Rina-chan, bentar deh. Mending dilanjutin ntar aja. Di luar rame banget. Aku ga bisa konsentrasi.
Rina: Yaaaaaaaaaaaaaa
Tora: Heheh, ayo kita tambahin keramean di luar sana. *ngacir*
Rina: Mbul...... Hyaaaaa....... Ya udah deh. Aku ikut!!!!! *ikut ngacir*
-sesampainya di luar-
Rina: Hedeh, emang rame banget. Wira, pada ngapain seh rame banget?
Wira: Ngga ada apa2... ngga ada apa2...
Hiroto: dia telah mengambil mogu-ku!!! MOGUUUUU HUAAAAAA....!
Shou: cep cep... jangan nangis dong
Saga: hei semuaa~
Tora: Hiro, itu tadi Mogunya maen sama Chikin.
Hiroto: Ke mana?
Tora: Ga tauk. Udah lah biarin aja. Ntar juga balik ndiri.
Hiroto: Huaaaaaaaaaaaaa, ga bisa gituuuuuuuuuuuu
Shou: Ih, Tora-chan jadi org yg peka dikit napa. *pasang tampang ngambek* Cep cep ya, Hiro-chan...
Saga: Aku tau cara memanggil mereka berdua.
Hiroto: He? Gimana, gimana?
Saga: Tadaaaaaa!!!!!!!! *ngeluarin serantang semur jengkol*
Semua: *GUBRAKK!!*
Aku: *silau ngeliat jengkol yg bercahaya* omaigat, itulah sumber kekuatannya saga!!
Saga: *pasang pose kemenangan di samping jengkol en nyengir2 mesum* hehehe... ini buat eneng Wira juga kok ntar
Wira: -_- gw ngga suka jengkol...
Hiroto: *lari ke Shou* aku mau moguu... aku mau moguu...
Shou: iya sayang, mogunya biarin dulu main sama chickin. Nanti mama (Wira: MAMA???) beliin es krim ya...
Hiroto: Iya, ma.... (Rina: *melotot*) *seketika ceria* Mas Tor, ayok qt maen juga. *ngeluarin shuriken entah dari mana*
Tora: Haaaa! Kebetulan tadi Nao-san dah diiket di korsi sama Rina-chan. Ayok, qt maen! *ikut2 ngeluarin shuriken*
Hiroto n Tora: HYAAAAAAAATTTTTTTTTTTT!!!!
Nao: HELP MEEEEEEEEE!!!!!!!!!!!!!!!!
Shou: Rina-chan, temenin q ke salon trus ke butik yuk!
Rina: Haaaa????? Lagi?????
Saga: Neng Wira ikut abang aja yok.
Wira: eeh... kemana?
Saga: abang tau tempat yang bagus...
Wira: buat APAAN?
Saga: *ngeliatin jengkol* makan ini bareng2... bisa pake sambel terasi, saos cabe, pake lalap juga bisa, dibekuin trus dijadiin es krim juga enak, ato kalo neng mau bisa dicampur dijadiin sushi...
Wira: *ngebayangin jengkol jadi sushi aja udah ngga tega*
-di salon-
Rina: Mbak, eh, Mas Shou, gimana caranya biar bisa cantik selalu? Biar macan selalu langket sama q seperti dia selalu lengket sama dirimu.
Shou: Harus rajin menikur-pedikur, Rina-chan. *sambil menikmati menikur*
Rina: *lemes*
- di "suatu" tempat yang lain -
Wira: maap ya bang saga-sekusshii, aku mau jalan bareng sama si matjan *ngelirik tora yang masi main shuriken sama Hiroto*
Saga: *mukanya dizoom* AP-APAA?!! Ka-kamu... kamu...
Wira: *narik tangan Tora* yuk bang, kita pergi ke cari "game"
Tora: hah? game apa?
Wira: *senyum sinis ke saga*
-masih di salon-
Shou: Nah, habis menikur-pedikur, qt facial dulu, Rina-chan. Habis itu creambath. Habis itu qt lulur. Trus qt..
Rina: Haduh, panjang amat prosesnya. Aku dah ga tahan!!!!
Shou: Ga tahan apa, Rina-chan?
Rina: MBUL!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! *lari ke tempat Mbul, gabung sama Wira*
Shou: Rina... chan... Hiks... Q ditinggal.... *nangis sinetron*
Hiroto: *muncul tiba2* cep cep... mama (Wira: MAMA???)... nanti aku beliin sepaket alat menikur pedikur sama sekalian catnya yaa
Saga: *liat tora & wira* kalian mau kemana???
Wira: kemana aja boleee... ayok Rina-senpai... mari kita nikmati tora bersama...
Saga: *misahin tangan Wira sama matjan* NGGA BOLE!! (Wira: mimpi apa semalem direbutin saga sama tora uhuyyy...)
Rina: Saga-kun kalo mau ikut, ikut aja. Makin rame kan makin seru. Fufufufufufu
Saga: *ganti pegang tangan Rina* Rina-chan... Kamu....
Rina: Sama2, Saga-kun. *tepok2 bahu Saga*
Saga: Rina-chan! *meluk Rina*
Rina: Eh, Saga-kun, jangan peluk2 gini donk. *berusaha lepas*
---breaking news: Rina ga ngefeel sama Saga---
Tora: Rina-chan... *mata berkaca2 liat Rina pelukan sama Saga*
Aku: Mbul, q bisa jelasin. *tangan menggapai2 Tora*
Tora: *lari dengan mata berkaca2*
Aku: MBUL!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
---breaking news: entah kenapa terdapat unsur2 sinetronisme di sini---
Wira: (jadi peran antagonis ceritanya *duh sinetron sekali -_-"*) *tarik tangan tora* ayuk bang, sama aku aja. Kita pergi ke tempat lainSaga: *ganti pegang tangan Rina* Rina-chan... Kamu....
Rina: Sama2, Saga-kun. *tepok2 bahu Saga*
Saga: Rina-chan! *meluk Rina*
Rina: Eh, Saga-kun, jangan peluk2 gini donk. *berusaha lepas*
---breaking news: Rina ga ngefeel sama Saga---
Tora: Rina-chan... *mata berkaca2 liat Rina pelukan sama Saga*
Aku: Mbul, q bisa jelasin. *tangan menggapai2 Tora*
Tora: *lari dengan mata berkaca2*
Aku: MBUL!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
---breaking news: entah kenapa terdapat unsur2 sinetronisme di sini---
Tora: tapi...
Wira: ayok!! *sewot* nanti juga ada shou di sana
Tora: oh, oke
Nao: wooyy... ini kok ngga dilepas-lepas!! Aku juga mau eksis! Aku mau dapet peran!!
Rina: *ngluarin shuriken* Nao-san, q akan membebaskanmu lagi. Tpi tlg selamatkan q dr Saga! Hyaaaaaatttttt! *lempar shuriken bwt ngelepasin talinya Nao*
Nao: Hore, q bebas! *kabur*
Rina: Eh, Nao-san! Mau ke mana? Selamatkan q dulu! Nao...san.... *hopeless*
Saga: *makin menjadi2* Rina-chan sama abang aja. Fufufufufu *tawa mesum smbl mulai tarik2 baju, bajunya sndr mksdnya*
Aku: Tolong!!!!!!! Ada pria ecchi!!!!!!! HELP ME!!!!!!
---breaking news: mgkn anda pikir Rina gila krn ga mau sama Saga---
Tora: Sebenernya kita mau kemana sih?
Wira: ke salon, ada shou sama hiroto di sana. Sekalian aku belom krimbat sama potong poni *curcol*
Tora: Tapi saga... *melirik ke arah saga yang masi mendekati Rina-senpai*
Wira: kenapa si saga?
Tora: aku merasa tidak enak meninggalkannya...
Aku: -_- sebenarnya ngga enak sama siapa sih? Saga ato Rina-senpai?
Shou: oh, hohoho... welkom welkom tu maiii salon... welkom welkom...
Aku: yo tante~ aku udah bawa tora nih, diskonin 50% yah
Shou: oke darleeenk... *narik tora* sini, sini... ikut sama aku yah...
Rina: Hiks... Hiks... Kenapa Saga? *meratapi nasib*
Saga: *udah topless* Eh, Rina-chan koq mlh nangis?
Rina: Maap, Saga-kun. Tapi cintaQ hanya untuk Tora Mbul seorang.
Saga: Gitu ya, Rina-chan... *lemes, sambil pake baju lagi*
Rina: *ga tega liat Saga* Ehm, tapi Saga-kun juga cakep koq. Jago main bass, gitar, piano. Jago bikin lagu. Lucu lagi. *tepok2 bahu Saga*
Saga: Kenapa nasibku selalu... Forever alone... HUAAAAAAA!!!!!!
Rina: Eh, aduh... *dalam hati: gue dah bikin anak org mewek neh* Saga-kun, eh, jangan nangis deh. Anooo.... Gimana kalo q masakin jengkol aja?
Saga: He? Rina-chan... Akhirnya kamu mau menerimaku apa adanya...
Rina: Eh, bukan gitu, Saga-kun.
Saga: HUAAAAAA!!!!!!!! ARIGATOUUUUUUUUU!!!!!!!!!!
Rina: *tepok jidat*
Saga: Tak kusangka Rina-chan...
Rina: Saga-kun, ada jengkol tuh!
Saga: Mana? Mana?
Rina: *segera melepaskan diri dari Saga*
Saga: Rina-chan!!!!!!!!!!!!!!!!!
---breaking news: karena Rina kesian ma Saga, jadi Rina lanjutin lagi-------
Saga: Rina-chan!!!!!!!!!!! Jangan tinggalkan... aku... *lemes*
Rina: *menoleh ke belakang* Kesian juga ya, Saga. Udah ditinggal ma yg laen. Apa boleh buat. *balik lagi*
Saga: Rina-chan, kau kembali untukku. *terharu*
Rina: Tadi q janji mau masakin jengkol. Janji adalah hutang.
Saga: Arigatou, Rina-chan...
Rina: Saga-kun, habis makan jengkol, maksudQ habis kamu makan jengkol, qt bikin lagu bareng aja yuk. Ntar q yg bikin liriknya. Q bikin lirik Inggris deh, q kan kuliah Inggris. *ngesok*
Saga: Woseeeepppppp, Rina-chan!!!!!!!!!!! *bahagia*
--- sementara itu di salon anggrek milik tante Shou ---
Shou: udah buka dua cabang loh~ dateng yah! *promosi*
Wira: hussh... gangguin aja...
Hiroto: ano Wira-san, Rina-san kemana?
Wira: Hmm... Rina-san lagi sama Saga tuh. Samperin aja ke sana.
Hiroto: waduh, kasian ya Rina-san...
Wira: eeh~? emangnya kenapa?
Hiroto: sebenernya... Saga itu... sakit....
Wira: HAH? DIA GILA???!!
Hiroto: *geleng2* bukan, dia itu...
Wira: ayan? kejang2? hernia? sembelit?!!
Hiroto: *nutup mulut Wira* bukan, Saga itu lagi sakit hati... baru diputusin cewenya... makanya dia jadi demen ngejar2 cewe...
Wira: oooh.... ya elah kirain sakit apa...
Hiroto: aku ingin sekali menolong Rina-san.... *melas tampangnya*
Wira: he-eh? gimana caranya?
Hiroto: kita panggil... ibu peri Nao! *ngeliat ke atas* ibu peri nao~ ibu peri nao~
(tiba-tiba muncul cahaya terus berubah jadi nao pake sayap kyk kupu2... sama topi bintangnya itu... dan jaket ujanya... yah taulah stylenya nao seperti apa "uniknya")
Nao: yaaa? Ibu peri datang sayang....
Hiroto: tolong bantu Rina-senpai untuk lepas dari saga dooong..
Shou: udah buka dua cabang loh~ dateng yah! *promosi*
Wira: hussh... gangguin aja...
Hiroto: ano Wira-san, Rina-san kemana?
Wira: Hmm... Rina-san lagi sama Saga tuh. Samperin aja ke sana.
Hiroto: waduh, kasian ya Rina-san...
Wira: eeh~? emangnya kenapa?
Hiroto: sebenernya... Saga itu... sakit....
Wira: HAH? DIA GILA???!!
Hiroto: *geleng2* bukan, dia itu...
Wira: ayan? kejang2? hernia? sembelit?!!
Hiroto: *nutup mulut Wira* bukan, Saga itu lagi sakit hati... baru diputusin cewenya... makanya dia jadi demen ngejar2 cewe...
Wira: oooh.... ya elah kirain sakit apa...
Hiroto: aku ingin sekali menolong Rina-san.... *melas tampangnya*
Wira: he-eh? gimana caranya?
Hiroto: kita panggil... ibu peri Nao! *ngeliat ke atas* ibu peri nao~ ibu peri nao~
(tiba-tiba muncul cahaya terus berubah jadi nao pake sayap kyk kupu2... sama topi bintangnya itu... dan jaket ujanya... yah taulah stylenya nao seperti apa "uniknya")
Nao: yaaa? Ibu peri datang sayang....
Hiroto: tolong bantu Rina-senpai untuk lepas dari saga dooong..
--- di tempat Rina dan Saga ---
Rina: Gimana jengkolnya, Saga-kun? *fun facts: padahal Rina ga tau cara masak jengkol*
Saga: Enak, Rina-chan! Ayok, qt bikin lagu!
Rina: Iyaaa, ayoooo.....
--- Selama satu jam, Rina dan Saga bikin lagu. Saga maen kibord n Rina nulis lirik, pake bahasa Inggris. ---
Saga: Yes! Akhirnya jadi juga lagunya. *dalem hati: sebentar lagi pasti Rina-chan jatuh ke tanganku, fufufufufufu*
Rina: Iya neh. Liriknya juga udah.
Saga: Iya. Liriknya bagus, Rina-chan. Kamu jago banget deh bikin lirik. *towel2 Rina*
Rina: *menghindar* Ah, biasa aja, Saga-kun. Ehm...
Saga: Kalo gitu, ayo kita tampilkan di depan yang laen! *berapi-api* Aku mau latian kibordnya lagi ah. *maen kibord lagi*
Rina: *dalem hati: Nah, kalo dia asik sendiri gini, aku bisa melarikan diri.* *jalan pelan2 menuju pintu keluar*
Saga: Mau ke mana, Rina-chan? *tiba2 dah nempel sama Rina sambil megang tangan Rina*
Rina: *dalem hati: Buset! Kapan datengnya nih orang?!* Ehm... Anoo... Mau ke toilet...
Saga: Toiletnya sebelah sana, Rina-chan. Perlu aku temenin? *mesum*
Rina: Oiya, di sana, hehe... Ehm... Ga usah, Saga-kun. Kamu lanjutin latian aja. *kabur ke toilet* *dalem hati: gagal sudah*
--- di dalem toilet ---
Rina: Hedeh.... Tuh anak dah ku buat seneng, tapi malah makin gak mau lepas. Gimana ini??? Aku harus menjelaskan permasalahan ini pada Mbul secepatnya. Aku gak mau kehilangan Mbul. *mewek sinetron* Ya Tuhan, tolong kirimkan aku seorang penolong...
JENG! JENG! Tiba2 datanglah sesosok ibu peri yang tak lain dan tak bukan adalah ibu peri Nao.
Nao: Permohonanmu sudah ku dengar, Rina-chan. Tadi Mpon juga sudah memintaku untuk menyelamatkanmu. *senyam senyum gaje*
Rina: *dalem hati: kenapa yang dateng malah makhluk ajaib gini yak? Whatever...* Iya, ibu peri. Aku mau bisa lepas dari Saga. Tora berpikir aku selingkuh sama Saga. Gimana ini, ibu peri??? Cintaku hanya untuk Tora seorang. Hiks hiks....
Rina: *dalem hati: kenapa yang dateng malah makhluk ajaib gini yak? Whatever...* Iya, ibu peri. Aku mau bisa lepas dari Saga. Tora berpikir aku selingkuh sama Saga. Gimana ini, ibu peri??? Cintaku hanya untuk Tora seorang. Hiks hiks....
Nao: Jangan kuatir, Rina-chan. Dengan kekuatan bulan (emang Selermun???), akan membantumu! *sambil ngeluarin tongkat ajaib*
Rina: Waw! Berarti ibu peri bisa ngeluarin aku dari sini tanpa ketauan Saga?
Nao: Op kors!!!!!! *sambil menjentikkan jari*
Rina: Tapi.....
Nao: Tapi apa, Rina-chan?
Nao: Tapi apa, Rina-chan?
Rina: Tapi aku juga kesian sama Saga. Kalo aku ninggalin dia, ntar dia sedih lagi. Apalagi dia habis diputusin pacarnya, kata Mpon.
Nao: *berkaca-kaca, terharu* Rina-chan, walaupun kamu juga tersiksa karena ditinggal Tora, tapi kamu masih bisa memikirkan Saga. Huaaaaaa......... *nangis bombay*
Rina: Eh, koq ibu peri malah nangis sih??? Cep cep, ibu peri.... *tepuk topi bintangnya Nao*
Nao: Kalo gitu, biar ibu peri yang tinggal di sini nemenin Saga. Biar dia gak kesepian. Dia kan jago ngebass. Kebetulan ibu peri kan jago ngedram (Rina: narsis skalee). Ntar kita bisa ngejam biar Saga gak sedih lagi. Rina-chan, kejarlah Tora dan dapatkan cintamu kembali.
Rina: Ibu peri.... *menggenggam tangan Nao*
Nao: Oke, Rina-chan. Aku akan mentransfermu (dikira duit!?) ke salon Shou. Tora ada di sana.
Rina: Makasih banyak, ibu peri... Tanpamu....
CLING! Rina pun menghilang dalam kurun waktu kurang dari 1 detik. *waooooowwwwww*
Rina: Makasih banyak, ibu peri... Tanpamu....
CLING! Rina pun menghilang dalam kurun waktu kurang dari 1 detik. *waooooowwwwww*
--- di salon Shou ---
Rina: Mbul!!!
Tora: Rina-chan?
Rina: *berlutut di depan Tora yang baru selesai perawatan cat rambut* Mbul, semuanya gak seperti yang kamu kira! Aku gak selingkuh sama Saga...
Tora: Tapi tadi kamu sama Saga....
Tora: Tapi tadi kamu sama Saga....
Rina: Saga lagi gallow gara2 diputusin pacarnya. Makanya pas aku baik sama dia, dia langsung nempel sama aku. Tapi cintaku cuma buat kamu, Mbul... *mulai sesenggukan*
Tora: Tapi buktinya kamu tetep gak bisa lepas dari Saga kan?
Rina: Aku kesian sama dia!!!!! *dengan nada a la iklan kartu As* Kalian semua juga pada pergi sendiri, dia jadi ga ada temen. Aku gak tega...
Tora: Bukannya itu berarti kamu ada rasa sama dia? *lemes*
Rina: Kenapa Mbul gak percaya sama aku? Aku gak tega ninggalin Saga karena aku ngerti banget yang Saga rasain. Hatinya pasti sakit banget pas ditinggal cewenya. Aku ngerti karena aku ngerasain hal yang sama waktu ditinggal Mbul yang salah paham. Hatiku sakit banget, Mbul. *mewek bombay*
Yang laen (terdiri dari Wira, Shou, Hiroto): *serasa nonton sinetron beneran*
--- breaking news: bahkan Rina pun ngerasa pengen hueeekkk ngebaca tulisannya sendiri saking alay-sinetron-nya. Atau mungkin Rina pengen hueeekkk karena hal lain??? Jangan-jangan!? ---
Tora: Rina-chan...
Rina: Percayalah padaku, Mbul...
Tora: Iya, Rina-chan. Aku percaya kok. *cipok Rina ampe lemes trus digotong ke kamar XXX yang disediakan tante Shou kalau2 ada kejadian tak terduga macam ini* XDDD
Semua: SAKSIKAN GALA SINETRON "MATJAN YANG DITUKAR (SAMA SAGA)" SETIAP SAAT HANYA DI BLOG EDITA RINA'S WONDERLAND. XDDD
P.S. Maaf kalo ceritanya sangat sinetron sekali, karena memang itulah konsep yang ditemukan di tengah jalan oleh para penulis. Untuk endingnya, mungkin amat sangat RINAxTORA sekali. Maklum yang bikin endingnya emang Rina. Buat Wira, gomennasai ne~ XPPP Buat pembaca yang laen, maturnuwun dah baca. :DDD
Rabu, 08 Februari 2012
My Blog, My Diary
GALAU!
That's an alay word that can describe my feeling right now. The funniest thing is... I don't know what I'm galauing now. I just feel like something's missing in me... (Sounds like Flyleaf's song's, isn't it? Geez, I love that song!)
The first galau might be caused by my thesis. I really don't know where I can say this and now I choose to say it here: Why should there be rules when you want to write your ideas??? Well, the answer is clear: Because it's academic writing. And that's the point! I feel like I don't want to write any academic writings anymore. It pisses me off!
The second galau might be caused by my musical career that was said to come to an end. Well, I'm not supposed to believe it one hundred percent, but I just think that it might be right. I have been in many bands and it seems like I can't get things right. Again, something's missing but I don't know what. Geez!
The third galau is still related to the second. If I'm not destined to be in music, where should I be? I asked whether I still can work in the field of art and the answer is yes. Well, that's relieving yet confusing because I don't know which part of art it is. Really, I can't just get away from art because that's what makes me happy. I'm not a real artist because I don't know art principal either. I just want to... express myself.
So that's the theme of the day. Galau. And last, but not least, my Japanese lesson now is also starting to make me galau. It's getting harder. But I know that I can't just stop here. 'Cause I have to be able to speak it well. 'Cause I want to go to Japan someday and, I hope, live there. 'Cause I want to meet the Princes of the Wonderland. Hahahah.... That's it. これが終わりです。じゃね...(Kore ga owari desu. Ja ne...)
That's an alay word that can describe my feeling right now. The funniest thing is... I don't know what I'm galauing now. I just feel like something's missing in me... (Sounds like Flyleaf's song's, isn't it? Geez, I love that song!)
The first galau might be caused by my thesis. I really don't know where I can say this and now I choose to say it here: Why should there be rules when you want to write your ideas??? Well, the answer is clear: Because it's academic writing. And that's the point! I feel like I don't want to write any academic writings anymore. It pisses me off!
The second galau might be caused by my musical career that was said to come to an end. Well, I'm not supposed to believe it one hundred percent, but I just think that it might be right. I have been in many bands and it seems like I can't get things right. Again, something's missing but I don't know what. Geez!
The third galau is still related to the second. If I'm not destined to be in music, where should I be? I asked whether I still can work in the field of art and the answer is yes. Well, that's relieving yet confusing because I don't know which part of art it is. Really, I can't just get away from art because that's what makes me happy. I'm not a real artist because I don't know art principal either. I just want to... express myself.
So that's the theme of the day. Galau. And last, but not least, my Japanese lesson now is also starting to make me galau. It's getting harder. But I know that I can't just stop here. 'Cause I have to be able to speak it well. 'Cause I want to go to Japan someday and, I hope, live there. 'Cause I want to meet the Princes of the Wonderland. Hahahah.... That's it. これが終わりです。じゃね...(Kore ga owari desu. Ja ne...)
Kamis, 02 Februari 2012
Untitled Gaje by Rina and Wira
Cerita ini dimulai ketika Rina membuat status Facebook mengenai Tora dan Shou:
Saia ini termasuknya bukan pendukung pairing antar member Arisu. Tapi entah kenapa saia suka liat Tora sama Shou. :O
Lalu Wira sebagai partner in crime pun memberi komentar:
ooh... biasanya kan tora ama saga yap...
Percakapan berlanjut.
Rina: Temen2Q jg pd ngedukungnya Tora x Saga.
Tp q lbh suka Tora x Shou. Entah knpa chemistrynya lbh dpt. Mgkn krn dah kenal plg lama. Trus Shou kan cantik tiada tara, n Tora ganteng tiada tara. Shou jg kan yg plg kyk cewe, plus Tora kan laki bgt gt. XDDD
Wira: *inget jari-jemari shou pas alice9 channel yg ngalahin jari-jari para model* iya sih...
Rina: Bener!!!!!!!!!!!!
Pas di Alice9 Channel bulan ini, pas Shou ngasih pengumuman smbl megang papan, tereksposlah jari-jemarinya yg cap meni-pedi. Aihhhhhhh....... *buru2 ngantongin tangan
Wira: kayaknya kalo jadi anggota ben emang pasti keluarnya kinclong deh... di manga2 (apalagi fanfic) torashou emang nomor dua setelah toraga...
Rina: Mmmm, ga semua kinclong deh. Tergantung orgnya. Klo udah dasarnya dekil, mau gimana lagi. LOL
Tp q yakin Shou-chan pasti rajin perawatan demi kecantikannya. XDDD
Wira: rajin... giginya aja udh rada mending kan skrg
Akhirnya percakapan pun berlanjut ke dunia nyata di mana terdapat makhluk2 kinclong bernama Tora, Saga, Shou, Nao, Pon.
Rina: Bkn mending lagi. Giginya kan dulu ancur bgt. XDDD
*digigit Shou #jangan, Shou, nanti Tora cemburu! XP
Wira: si om itu juga giginya ancur banget kan... enak banget digigit shou ikut dong
Rina: Iya, tp skrg jg dah mendingan. Cuma gingsulnya yg masih ada. Tp mlh mending jgn diilangin tuh gingsul. Bikin manis. :DDD *lempar Shou ke Wira, seret Macan ke kamar XDDD
Wira: *nangkep shou, lempar ke pon* eh lepas...
Rina: *msh asik guling2 sama Macan XDDD
Wira: enaknyaa.... *ngeliat pintu kamar*
Rina: Mau? *gaya iklan 3 XDDD
Wira: iyaa *ngelap iler*
Rina: Ayo, sini.... *melambaikan kolor Macan XD
Wira: *ngambil2 kolor macan pake gaya kucing* ini barang langkaa!!
Rina: Yoiiii!!!! Gantung dkt kasur. XDDD *mesum
*langsung diambil tora* Tora: HEH! Kolor orang dimain2in!
Rina: Ah, Macan jgn marah donk. Kan syeremmm.... >.< *langsung nomplok lagi
Wira: hueeeeeeee *nangis, banting2 ibanez* lihat ini tora! lihat ini!
Rina: Macan... Ntu Wira nangis2 tuh... Dihibur dulu sana. Hbs sama Wira, nanti qt lanjutkan lagi "urusan" qt. *ngikik2 genit XDDD
Tora: *ngambil ibanez* apa yg kau lakukan dengan ibanezku hah? *dizoom 3x* aku tak sudi!
Rina: Duh, Wira. Q ga ikutan deh. *kabur bawa kolor Macan, biar ada alasan bwt dia dateng lagi XDDD
Wira: kabur juga ah... *ninggalin tora, lari ke pelukan saga* hai sekushhiii temenin aku sampe tora tenang yuuk
Rina: *balik lagi buat ngademin Tora* Macan, daripada kamu marah2 gitu, sini q "ademin". XDDD
Wira: *ngelap iler yg masih ngeces, trus nempel ke saga* hayuk sekushiii... ajarin aku bikin rambut kyk gitu doooong...
Saga: Mula-mula... Begini, Wira-chan... *pegang2 rambut Wira
-di TKP yg lain-
Tora: Rina-chan, katanya mau ngademin. Ini seh mlh panas.
Rina: Oh, sori. Kalo gitu q nyalain kipas angin dulu. *lgsg pergi gitu aja
Tora: Hoii!!! Jangan main pergi di tengah jalan donk!
Rina: Eh, sumimasen... *cengar cengir blo'on XDDD
-kembali ke TKP Wira-
Wira: aiih... saga-sekusshii makacyiiih...
Saga: *nunjuk tora* pilih dia... atau aku?
And the winner is.....
*Nao gebuk snare drum #kenapa tiba2 ada Nao???
Wira: *ngeliat nao* kenapa ada lo di sana??? pergi!! *dicakar fans2nya nao*
Nao: Haiiii..... *ngacir sambil triak2
Kembali ke laptop!
And the winner is.....
Rina: *ngarep2 Wira pilih saga biar bisa bawa Macan pulang XDDD
*tiba2 pon dateng* Pon: Hai guys and gals! Sudahkah mengelus mogu hari ini? Saya sudah minum dua!
Wira: kenapa jadi ada pon sih??
Shou: kan lo yang masukin ke cerita
Wira: saia pilih..... *drumroll* ehm... ehm...
Tora: *ke Pon* Lo ganggu org lagi asik aja.
Pon: *balik badan sambil ngomel
Tora: *ke Shou* Pssst, nanti qt habis ini ya... *bisik2 genit
Shou: Ah, onii-chan... *bales genit
Rina: *denger pembicaraan Tora n Shou* Ikutttt!!!! :DDD
Tora: Buset dah...
Shou: aku maunyaaa bedua ama kakang toraaaa *nempel2 ke tora*
Wira: aku gimana dong tora? shou? *lirik ke saga* mister sekusshiii?
Saga: eneng ama abang aja yok, ajojingan di tanah abang
Rina: Shou-chan cantik deh.... Boleh ya bertiga.... *ngelendot manja sama Shou
Tora: Udah deh, Shou... Biarin aja... Td jg berhenti di tengah jalan gara2 dia nyalain kipas angin saking panasnya. *ketawa nakal
Shou: Koq bisa panas??? *loading
Tora: Halah, yg satu blo'on, yg satu lagi lola. *geleng2
-di TKP Wira-
Wira: kok tanah abang ciiyh?
Saga: ya iyalah, abang kan punya ruko di sana... nanti duitnya buat biaya masa depan kita
Wira: tapi tora... *melihat tora yang ditempelin Shou dan Rina-senpai* aku sulit meninggalkan dia...
Saga: eh, neng suka matematika ya?
Wira: iya, emangnya kenapa?
Saga: karena neng sudah menyempoakan hatiku #maksa gilaah
-di TKP Rina-
Shou: Oh, panas yg itu.... *senyam senyum centil
Tora: Ya elah, baru mudeng dia.
Rina: Skrg ngapain qt?
Tora: Katanya ngelanjutin yg tadi... Tambah satu personel lg...
Rina: Mmmm, q mau nonton tipi aja deh.
Shou: Eh iya, bntr lg ada sinetron kesukaan aku.
Rina: Ga bisa, q mau nonton On the Spot.
Shou: Sinetron!
Rina: On the Spot!
*rebutan remote tipi*
Tora: *tepok jidat*
Wira: anooo... aku sama Saga-sekushii mau nonton "mogu yang ketuker"
Pon: *histeris* MOGU KETUKER??? AMA SIAPA??? AMA SIAPAAA??? HUAAAAAAA
Tora: *tepok #ahem dua kali*
Shou: Tuh kan pada mau nonton sinetron. Sini, sini.... *senyum penuh kemenangan
Rina: Hiks... Q kalah.... *jatuh tersungkur
Tora: Yaudah, Rina-chan maen ma akang ke pasar malem aja yuk.
Rina: Hayuk! *langsung cengir
Pon: Woi! Si Mogu gimana???
Saga: Mogu aman kok, dia kan jadi pemeran utama di "Mogu yang ketuker" *senyum2 jahat*
Pon: Saga sadiiis!!! Aku mau nyari mogu! Di sana mogu, di sana pula hatiku #geledek nyamber PAPA KANGEN SAMA KAMU MOGUUUU!!!
Wira: apaan sih? lebe ah...
Wira: saga
Saga: ya bebeb?
Wira: aku juga mau ke pasar malem...
Saga: jangan... mending ke glodok aja, kita beli dipidi. Beli sepuluh gratis dua, mau ga?
Aku: mau... mau...
-di pasar malem-
Tora: Rina-chan mau maen wahana apa?
Rina: Rumah hantu!
Tora: Yakin?
Rina: *angguk2
Tora: Jangan nyesel lho. *sambil nyodorin duit beli tiket
Rina: Engga koq, Tora-kun... Hehe... *maksud terpendam, klo ketakutan bisa tomplok2 Tora
-di rumah hantu-
Aku: Hyaaaaaaa *tomplok Tora*
Tora: Tuh kan, apa akang bilang.
Aku: Situ sih enak, titisan vampir. Kebal sama dedemit. Hueeeee *mewek di dada Tora*
Wira: *ngeliat Tora & Rina-senpai masuk ke wahana rumah hantu* Saga-sekushiii aku mau juga masuk ke sana...
Saga: oh iya bebeb, tenang aja, abang beliin tiketnya kok...
-di rumah hantu-
Saga: HUWAAAAA ITU APAAAN ITU GELANTUNGAN DI POHON!!! *lirik ke kiri* ITU APAAAN ITU PAKE PUTIH2 KETAWA-KETAWA HAAAAAA ITU APAAAAAA???? *lirik ke kanan* HUAAAAAAA KENAPA ITU BERBULU SEMUAAAAAAA
Wira: hadeeeuuh...
Tora: Eh, ada Wira-chan n Saga. Tuh liat deh, Rina-chan.
Rina: Ga mau! Akang mau ngerjain q kan???
Tora: Tuh liat! *buka mata Rina dgn paksa
Rina: Eh,iya dink. Hehe... Eh, ntu Saga-kun ketakutan yak. Klo Saga aja dah kyk gitu, gmn Nao-san ya?
Tora: Eh, qt kerjain Saga yuk. Qt kerja sama ma dedemit di sini. *senyum bandel
Rina: Hayuk! *tiba2 lupa kalo msh di rumah hantu
Bagaimanakah nasib Saga selanjutnya???
Wira: kenapa mendadak jadi sepi ya? Perasaan Tora sama Rina-senpai ada di depan...
*mendadak Saga nyolek* Wira: kenapa Saga-sekushii?
Saga: *ngumpet di balik pundak sambil nunjuk sampingnya* itu... itu...
*Mendadak Tora & Rina-senpai keluar dengan kostum demit. Tora dengan kostum drakulanya, Rina-senpai dengan kostum serba putih en rambut panjang* Saga: WAAAAAAAAAAAAAAA..... GA MAO LIAT GA MAO LIAAAAT.... OKACHAAAAAAAAN....!!!!! *ngelap ingus* SROOOOT! OKACHAAAAAN...
Wira: Tora... kamu.... *ngeliat Tora yg sparkle2 di bwh cahaya bulan*
Saga: HELEP WIRA HELEEEEEEEP MIIIIII.... *megap2*
Rina n Tora: Baaaaaaa!!!!!!!!! *ketawa ngakak2 penuh kemenangan
Saga: GYAA... GA MAOOOO.... GA MAOOOO.... *geleng2* PULLAAANG.... SAGA MAO PULAAANG.... KANGEN OKACHAAAAN... MAU PULAAANG....!!!!!!
Wira: *mengelus pundak Saga-sekushii* iya, sabar, cup2... ntar pulang kok....
Rina n Tora: Hehehehehe......
*meringsut lagi*
Rina: Akang, ayok qt cari wahana laen. Udah bosen di sini.
Tora: Ayok! Mau wahana apa?
Rina: Mau naik kuda2an.
Tora: Daripada kuda2an, mendingan macan2an aja. *senyum genit om2
Rina: Jiaaaahhhhhhhhh
-di luar wahana-
Wira: Saga-sekushii... udh baikan?
Saga: BAIKAN DARI HONGKONG! Lo liat dong badan gw gemeteran gini! Gila... itu demit diimpor dari mana sih, serem banget!
Wira: aku juga mau wahana macan2an kayak Tora sama Rina-senpai... *ngerengek*
Rina: *bisik2 sama Wira* Eh, dia tau ga seh klo td qt yg jadi demit?
Wira: *balik bisik* kayaknya nggak tuh..... masih belom sadar dia...
Saga: *berubah riang* naik kuda2an aja yuk! Abang baru beli kuda loh, pokoknya nanti bebeb puas main kuda2an ama abang!
Rina: Yaaaa.... Wira mau main kuda2an ya... Yaudah q aja sama akang Tora main macan2an. *tengak tengok* Akang mana ya???
Tora: Rina-chan!!!! *nongol pake kostum macan*
Rina: Kawaii!!!!!!!!! *tomplok, cipok, de el el
Wira: Saga-sekusshii mana yaa? *celingak celinguk* kalo mendadak ilang, aku pergi nyari Shou aja deh... mau menikur pedikur bedua...
Saga: *nongol pake topeng berbentuk kuda* BEBEB!
Aku: Gyaaa~!!! *pingsan*
Rina n Tora: *berhenti guling2an*
Rina: Akang, Wira pingsan itu. Ayok qt tolongin.
Tora: Ayok!
-di TKP-
Tora: *ke Saga*Lo sih, pake topeng kuda segala. Lo kira lagi maen sugoroku di Alice9 Channel apa?
Saga: abisnyaa... aku pingin bikin dia kaget, trus dia tau itu aku, trus dia kesel tapi dia ketawa2, trus pas kita saling bertatapan, aku bakal...
Tora: SETOP!! Iyah, gw tau kalian bakal ngapain... cipok kan?
Saga: ngga... kita bakal nyanyi Shunkanshuuto bareng2 kok... *pasang tampang inosen*
Wira: woy! tolongin gw! gw pingsan iniiih!
Rina: Saga-kun, dicipok aja tuh. Ntar pasti bangun. XDDD
Tora: Iya tuh. Kayak di cerita Putri Ngorok. *sok tau
Saga: Tapi....
Rina n Tora: Apa?
Saga: Tadi gw hbs makan semur jengkol.
Tora: *tepok jidat*
Rina: *tepok pisduk*
Saga: *narik napas panjang* baiklah, akan kucoba sebisaku! Kamehameha!! *deketin mulut ke mulutnya Wira, Saga ngelap keringet di jidatnya*
Saga: Siap ya... satu... dua...
Apakah yang terjadi???
Saga: tiga... empat... kis--
Wira: HUWEEEEEEK.... bau apaan nih? *ngelirik nao* jangan bawa2 kaos kaki lo ke sini dong!
Nao: aku ngga bawa apa-apaaaa... wira galaaaaak....
Wira: trus bau siapa??? *ngelirik Saga yang senyam-senyum mesum* bebeb ya?
Saga: bebeb tau ajaaa bau mulut aku.... jadi malu...
Rina: Koq tiba2 ada Nao-san? Ah, lupakan.
Tora: Ternyata semur jengkol itu ampuh buat bangunin org pingsan ya. *lirik Rina
Rina: Akang jangan coba2 ya. *mengancam
Tora: Hehehehehe
Rina: Masa ntar ganteng2 bau jengkol. *ngomel
Wira: huff... untung ngga sampe dikissu. Kalo sampe dikissu, apa kata dunia persilatan nanti? Bisa-bisa gw dipecat jadi warga negara TWW!
Saga: Bebeb mau semur jengkol juga? Kebetulan aku bawa satu tempat...
Wira: ngga mau. aku maunya--
Saga: *kissu pipi Wira* heheheh... #penulis: gila, mimpi apa gw semalem???
Rina: Jiaahhhh, mereka dah asik sendiri. Akang, ayok qt kembali ke habitat.
Tora: Ayok! Qt lanjutin yg tadi ya. *senyum mesum
Rina: Tapi akang ga habis makan semur jengkol kan??
Tora: Engga koq, Rina-chan. Td akang cuma makan pisang.
Rina: Oh, pisang... Aku juga mau donk.
Tora: Hehehehehe
Wira: *ngiler liat pisangnya Tora #pisang yg mana tuh?* Mauu...
Saga: Aha! Aku juga punya!
Wira: Maaf Saga-Sekusshii... aku menyadari perasaanku... ternyata selama ini... aku lebih suka...
Rina: *cepet2 bawa kabur Tora*
Wira: Rina-senpaaaai!!! Itu si macan dibawa ke manaaaaaa??? ikuuuuut!!!! *lari ngejar Tora yg dibawa sama Rina-senpai*
Saga: forever. alone.
Rina: *masuk kamar, kunci pintu* Pisaaaaanggggg!!!!! *ngiler
Pon: anoo... mogu di mana yah? MOGU DIMANAAAAAA??? MANA ANAK SAYAAAA????
Rina: *masih sibuk makan pisang, ga denger Pon*
Tora: *sibuk #########*
Shou: *gedor2 pintu* Halo?? Tora-shi?? Udh selesai pisangnya??? Shou mau minjeeeem~!
Rina: *buka pintu* Shou-chan!!!!!! Sini!!!!!!!!!
Shou: GiliranQ ya, Rina-chan? *senyum bahagia
Rina: Maem pisang berdua yuk. *geret Shou masuk kamar
Tora: *makin ######*
Shou: uwaaaa *mata berbinar-binar* tora kamu sudah besar! #apanya?
Tora: oh iya dong... berkat fitnes thn lalu, otot2 gw jadi gede kan *bangga ngeliatin lengannya*
Shou: *narik wira* Cinih cinih! Kita pesta pisang di dalem kamar yuk bareng2!
Rina: Yo! Makin rame kan makin seru. *ngekek2* Iya kan, akang?
Tora: *manggut2 tanpa bisa berkata apa2*
Rina: Anooo... Akang....
Tora: Apa, Rina-chan?
Rina: Td akang bilang kalo akang fitness kan?
Tora: Ho oh. Kenapa to, Rina-chan?
Rina: Yang difitness jgn cuma lengan n ###### doank donk. Itu yang mbul2 di tengah juga difitness lah. *nunjuk2 lemak di suatu tempat
Gackt *tiba2 muncul*: HEH! Ini si macan udah dikasi tips diet ala mbah okabe malah ngga diikutin! Kan gw bilang lo makan telor rebus sekali sehari biar itunya ngga buncit! Kenapa bisa gagal, heh?!!
Tora: ampun mbaah... ini dikasi makan sama bini2 saya soalnya... kan ngga enak kalo ngga dimakan...
Wira: *nendang Gackt ke pangkuan HYDE* urus suami lo sana! *elus2 itunya Tora* abaaang... ngga apa2 kalo ndut kok... makin chubby malah... sini2 aku suapin pisang... aaaaa....
Rina: Hmmmm.... Kayaknya mbulnya akang ga bs dirubah ya. *manyun*
Tora: Hehehe, mau gimana lg, Rina-chan....
Rina: Kan q mau memperbaiki keturunan.
Tora: He? Memperbaiki keturunan?
Rina: Ho oh, perutQ kan juga mbul, kang. Klo akang jg mbul, anak qt nanti gimana???
Tora: Jiaaaaaahhhhhhhhh
Shou: *nyoel2 itunya tora* iya, bener kata Rina-san, ntar anak kita gimana nasibnya kalo papanya mbul?
Tora: *liat Shou* Anak kita? *kamera zoom mukanya Tora* ANAK KITA?! *zoom lagi* ANAK KITA???!!!
*tiba2 Saga mendobrak pintu kamar* Saga: HIYAAAT!!! Wira bebeb, apa yg kau lakukan sama Tora, beb?!! Pengkhianat!!
Rina: Saga-kun mau ikutan po???
Tora: Oh no!!!!!
Rina: *bisik2 ma Wira* Eh, pasti ntar keturunannya pas. Dia kan perutnya tepos.
Saga: He??? Rina-san ngomongin apa seh?
Shou: *menghalangi Saga dari Tora* dia milikku!
Wira: aku sih setuju2 aja sama Rina-senpai... ya ga, Saga-sekusshii?
Saga & Tora: HAHH???
Rina: Bener, Wira. *ke Shou* Ayo donk, Shou-chan. Shou-chan cantik deh. *rayuan macan*
Shou: Maaf, Rina-san, aku tidak bisa menyerahkan Tora-sshi tercinta begitu saja pada si pemakan bass inihh! *geledek nyamber* Bass sendiri aja dimakan, apalagi anaknya nanti!
Saga: Ano... itu dijilat mas, bukan dimakan...
Wira: *nyoel2 rambut saga* Saga-sekusshii... aku ijinin kok kalo sama Tora...
Rina: *ambil kipas kertas, mukul pantat Shou* Pokoknya harus boleh!
Shou: *ambil palu plastik, mukul jidat Rina* Ga boleh!
Rina n Shou: *gebuk2an*
Saga: *mukul Shou pake bass* rasain nih! Makanya kalo ngomong jangan asal! Gw ngga pernah makan bas gw sendiri!
Shou: jurus menikur pedikur! Hiyaaaaaat!!!! *keluar sinar2 keemasan dari ujung kuku Shou*
Saga: *masih ngelempar barang ke Shou* rasain nih!
Pon: HUWAAAAAA ITU MOGGGUUUU JANGAN DILEMPAR JUGAAAA SAGAAAAAAA!!!! ITU MOGUUUUUUU!!! ITU ANAK SAYAAAAAA!!!!
Rina: *bisik2 ke Wira* Wira, kan pada perang nih. Ayo qt gotong Tora keluar diem2. Qt pesta pisang bareng.
Wira: *bales bisik2* ayo Rina-san!
Rina-san dan Wira diam2 menggotong tora keluar dari pertempuran dahsyat tersebut, sementara Saga masih asik ngelempar barang2 rumah tangga, Shou masih asyik mengeksplor jurus menikur pedikurnya, dan Pon kebingungan mencari Mogu di antara tumpukan barang...
Rina: Wira, mau qt apain Macan ini?
Wira: gimana kalo kita olesin saos sambel terus ditambahin madu?
Tora: Heh! Emangnya gw jagung bakar!
Wira: uuu... maaap machyaan... *liat ke Rina-senpai* diapain dong enaknya? *senyam-senyum jahat*
Rina: Ga usah sambel deh, Wira. Pake madu aja biar manis. *senyam senyum nakal*
Tora: Eh, akang mah ga usah dikasih madu juga dah manis kali. *narsis mode: on*
Rina: Yaudah, Wira. Pake sambel aja.
Tora: Oh no!
Wira: oke. Nao!!! Gw minta sambel dong!
Nao: *langsung muncul di hadapan mereka bertiga dengan sambel botolan di tangan* inih!
Wira: tengkyu *liat ke tora, senyum2 jahat* heheh... ayo kita olesin sambel ke machyaan...
Tora: o mai gat...
Rina: Nao, sekalian ma kecap juga donk.
Nao: Iya, iya. Bentar ya. *tak berapa lama* Ini kecapnya.
Tora: Lo kira gw bakso????
Wira: oh ya, Nao, sekalian merica ama garem yah.
Nao: sippo~! *langsung muncul dengan merica ama garem* ada lagi?
Wira: hm, itu tolong ambilin panci
Tora: SAGA-KUN!! HELEP MIIII!!!
Rina: Nao, sawi n mienya skalian yak.
Nao: Siap! *pergi dengan telminya, padahal biasanya pinter
Tora: *baca doa, biar selamet*
Nao: Ini sawi sama mie-nya
Wira: ah, sama bawang gorengnya dong...
Nao: *balik lagi* inih
Tora: *nampar2 pipi nao* Sadar woooy! Jangan iya iya aja kalo disuruh!!!
Rina: Wira, mana yg qt masak duluan neh?
Wira: yg mana aja boleee *senyum2 ke tora*
Tora: *pasrah*
-sementara itu-
Shou: jurus kuku menghantam bumi! #jedduuuuarr#
Saga: *masih lempar2 barang2 ke shou*
Pon: MOGGUUU? Kamu di mana sayang? Papa di sini... papa di sini... jawab dong sayang...
-keadaan menjadi tidak terkendali-
Tora: Akang ga nyangka kalian kayak gitu. *menunduk dengan sedih*
Rina: Akang mau mienya pake kuah banyak ato dikit? Pake sawi ga?
Tora: He???
Rina: Koq malah "he". Mau mie ga??? Habis makan mie, ntar pencuci mulutnya pisang. Q dah sms Nao minta panenin pisang belakang rumah.
Tora: Yokatta!!!!!!
*sementara Tora makan bareng Rina-senpai, tiba-tiba perhatian Wira teralih pada Saga*
Saga: ADAWWW!
Wira: Saga-sekusshii! *menghampiri Saga yg terjatuh di lantai dengan jidat memar* ya ampun! Saga-sekusshii!
Shou: HAHAHA.... rasakan jurus cakaran kelinci! Sekarang aku bisa merebut Tora dari tanganmu!
Nao: apa sih? lebe ah...
Saga: *menatap Wira* bebeb... aku... ti-tidak tahan lagi... dengan hidup ini... aku... bebeb...
Wira: Sagaaaaa!!! Jangan pergi!!
-apakah nasib SAGA berakhir begitu saja?-
Rina: *menghampiri Saga bawa semangkok mie* Saga-kun, makan nih. Biar kuat. Tadi udah q tambahin jengkol.
Saga: *melihat Rina-senpai dengan mata berbinar* je... jengkol?
*setelah makan mie jengkol pemberian Rina-senpai, mendadak memar di jidat Saga menghilang. Ia pun bangun dan berdiri di depan Shou dengan gagah*
Wira: kyaaaa~ Saga-sekusshii!! Kyaaaa~ *dilempar sendal*
Saga: *liat Shou* rasakan pembalasan ku ini... *liat ke Wira* bebeb, abang berantem dulu ya. Perkelahian ini menjadi bukti keseriusan abang sama bebeb... abang akan membuktikan kalo abang lebih baik dari si macan itu
Shou: oh yeaaaah?? BRING IT ON!
Rina: Ehemmm ehemmm.... Anoooo.... *berdiri di tengah Saga n Shou*
Saga n Shou: Rina-san, minggir!
Rina: Anoo... Shou-chan kan bertarung demi merebut Tora dari Saga. Tapi kayaknya Saganya dah balik sama Wira tuh. Jad kan ga perlu bertarung lagi. Daripada bertarung, mending maem mie buatanQ. *promosiiiii*
Tora: Rina-chan, nambah donk!
Rina: Iya, sayang! *pergi meninggalkan medan pertempuran menuju suami tercinta
Nao: iya, Shou-kun, mending kita makan mie bareng2
Shou: ah iya... kebetulan gw juga jadi laper gara-gara kebanyakan jurus... aku mau mienya satu!
Saga: heh? gitu doang? giliran gw abis makan jengkol langsung selesai?! kapan gw keliatan coolnya dong, mana tadi penakut banget di rumah hantu...
Wira: Saga-sekusshii... ngga apa2 dong, tenaganya disimpen buat nanti *senyum2*
Saga: ah iya, bebeb bener ya... hehehe... yok, beb, kita makan mie sama2!
Wira: ayo sekusshiii~
Rina: Nah, gitu donk. Yo, ayo, qt makan mie.
Tiba2 Rina melihat sesosok gumpalan putih mengendus2 di deket panci.
Rina: Eh, Mogu...
Pon: MOGU!!!!! Anakku sayang!!!!!! Papah nyari kamu dari tadi. Untung kamu selamat. Alhamdulillah ya.... Sesuatu banget...
Semua (selain Pon): Lebe.....
Sementara itu Tora udah makan 3 mangkok mie.
Rina: Akang makan yang banyak ya. Ga usah nggaya pake diet2 segala.
Tora: Tapi nanti perut akang jadi embul.
Rina: Q udah sadar, akang. Q akan menerimamu apa adanya. Q akan selalu mencintaimu, MbulQ sayang... *colek mbul Tora
Tora: Ah, Rina-chan....
Semua (selain Rina n Tora): Lebe part 2......
Saga: Aku tambah jengkolnya dua baskom *ga mau kalah sama Tora*
Wira: Saga-sekusshii makan jengkol banyak banget!
Saga: kan buat ntar beb... ini semua demi bebeb kok...
Nao: pon-chan, sini makan mie bareng!
Pon: iya! *liat mogu* nih, papa mau makan mie. Nanti kamu papa suapin ya... ih, unyuu banget ciih anak papa...
Mogu: guk!
Saga: uhuk! *tiba2 saga batuk*
Wira: Saga-sekusshii, makannya pelan2 dong biar ngga keselek...
Saga: *senyum2* abis, gimana ngga pelan2 kalo yg makan di depan aku adalah kamu... ngga bisa konsen nih makannya gara2 bebeb...
Semua (selain Saga & Wira): APA SEEEEH???
Rina: Mina san, berhubung penulis dah capek, ngantuk, n kehabisan ide, gimana kalo habis makan mie qt kembali ke habitat masing2? Pon bisa pulang dengan anak tercintanya. Nao-san silakan melanjutkan urusan entah apa-nya. Saga-kun bisa mojok lagi sama Wira. Saya sendiri belum puas makan pisangnya Mbul, eh, maksud saya makan pisang sama Mbul. Sedangkan utk Shou-chan, terserah mau ikut saya n Mbul ato Saga n Wira. Sekian dan terima kasih.
Epilog:
Akhirnya kisah ini berakhir dengan damai. Happily ever after.
Maaf kalo ceritanya gaje. Namanya juga hasil komen2an spontan antara kedua penulis. Maaf juga kalau banyak penampakan2 gaje di mana karakter2nya muncul tanpa aba-aba. Fanfic ini dibuat hanya untuk tujuan hiburan semata dan tidak dimaksudkan untuk menyinggung pihak-pihak tertentu.
Saia ini termasuknya bukan pendukung pairing antar member Arisu. Tapi entah kenapa saia suka liat Tora sama Shou. :O
Lalu Wira sebagai partner in crime pun memberi komentar:
ooh... biasanya kan tora ama saga yap...
Percakapan berlanjut.
Rina: Temen2Q jg pd ngedukungnya Tora x Saga.
Tp q lbh suka Tora x Shou. Entah knpa chemistrynya lbh dpt. Mgkn krn dah kenal plg lama. Trus Shou kan cantik tiada tara, n Tora ganteng tiada tara. Shou jg kan yg plg kyk cewe, plus Tora kan laki bgt gt. XDDD
Wira: *inget jari-jemari shou pas alice9 channel yg ngalahin jari-jari para model* iya sih...
Rina: Bener!!!!!!!!!!!!
Pas di Alice9 Channel bulan ini, pas Shou ngasih pengumuman smbl megang papan, tereksposlah jari-jemarinya yg cap meni-pedi. Aihhhhhhh....... *buru2 ngantongin tangan
Wira: kayaknya kalo jadi anggota ben emang pasti keluarnya kinclong deh... di manga2 (apalagi fanfic) torashou emang nomor dua setelah toraga...
Rina: Mmmm, ga semua kinclong deh. Tergantung orgnya. Klo udah dasarnya dekil, mau gimana lagi. LOL
Tp q yakin Shou-chan pasti rajin perawatan demi kecantikannya. XDDD
Wira: rajin... giginya aja udh rada mending kan skrg
Akhirnya percakapan pun berlanjut ke dunia nyata di mana terdapat makhluk2 kinclong bernama Tora, Saga, Shou, Nao, Pon.
Rina: Bkn mending lagi. Giginya kan dulu ancur bgt. XDDD
*digigit Shou #jangan, Shou, nanti Tora cemburu! XP
Wira: si om itu juga giginya ancur banget kan... enak banget digigit shou ikut dong
Rina: Iya, tp skrg jg dah mendingan. Cuma gingsulnya yg masih ada. Tp mlh mending jgn diilangin tuh gingsul. Bikin manis. :DDD *lempar Shou ke Wira, seret Macan ke kamar XDDD
Wira: *nangkep shou, lempar ke pon* eh lepas...
Rina: *msh asik guling2 sama Macan XDDD
Wira: enaknyaa.... *ngeliat pintu kamar*
Rina: Mau? *gaya iklan 3 XDDD
Wira: iyaa *ngelap iler*
Rina: Ayo, sini.... *melambaikan kolor Macan XD
Wira: *ngambil2 kolor macan pake gaya kucing* ini barang langkaa!!
Rina: Yoiiii!!!! Gantung dkt kasur. XDDD *mesum
*langsung diambil tora* Tora: HEH! Kolor orang dimain2in!
Rina: Ah, Macan jgn marah donk. Kan syeremmm.... >.< *langsung nomplok lagi
Wira: hueeeeeeee *nangis, banting2 ibanez* lihat ini tora! lihat ini!
Rina: Macan... Ntu Wira nangis2 tuh... Dihibur dulu sana. Hbs sama Wira, nanti qt lanjutkan lagi "urusan" qt. *ngikik2 genit XDDD
Tora: *ngambil ibanez* apa yg kau lakukan dengan ibanezku hah? *dizoom 3x* aku tak sudi!
Rina: Duh, Wira. Q ga ikutan deh. *kabur bawa kolor Macan, biar ada alasan bwt dia dateng lagi XDDD
Wira: kabur juga ah... *ninggalin tora, lari ke pelukan saga* hai sekushhiii temenin aku sampe tora tenang yuuk
Rina: *balik lagi buat ngademin Tora* Macan, daripada kamu marah2 gitu, sini q "ademin". XDDD
Wira: *ngelap iler yg masih ngeces, trus nempel ke saga* hayuk sekushiii... ajarin aku bikin rambut kyk gitu doooong...
Saga: Mula-mula... Begini, Wira-chan... *pegang2 rambut Wira
-di TKP yg lain-
Tora: Rina-chan, katanya mau ngademin. Ini seh mlh panas.
Rina: Oh, sori. Kalo gitu q nyalain kipas angin dulu. *lgsg pergi gitu aja
Tora: Hoii!!! Jangan main pergi di tengah jalan donk!
Rina: Eh, sumimasen... *cengar cengir blo'on XDDD
-kembali ke TKP Wira-
Wira: aiih... saga-sekusshii makacyiiih...
Saga: *nunjuk tora* pilih dia... atau aku?
And the winner is.....
*Nao gebuk snare drum #kenapa tiba2 ada Nao???
Wira: *ngeliat nao* kenapa ada lo di sana??? pergi!! *dicakar fans2nya nao*
Nao: Haiiii..... *ngacir sambil triak2
Kembali ke laptop!
And the winner is.....
Rina: *ngarep2 Wira pilih saga biar bisa bawa Macan pulang XDDD
*tiba2 pon dateng* Pon: Hai guys and gals! Sudahkah mengelus mogu hari ini? Saya sudah minum dua!
Wira: kenapa jadi ada pon sih??
Shou: kan lo yang masukin ke cerita
Wira: saia pilih..... *drumroll* ehm... ehm...
Tora: *ke Pon* Lo ganggu org lagi asik aja.
Pon: *balik badan sambil ngomel
Tora: *ke Shou* Pssst, nanti qt habis ini ya... *bisik2 genit
Shou: Ah, onii-chan... *bales genit
Rina: *denger pembicaraan Tora n Shou* Ikutttt!!!! :DDD
Tora: Buset dah...
Shou: aku maunyaaa bedua ama kakang toraaaa *nempel2 ke tora*
Wira: aku gimana dong tora? shou? *lirik ke saga* mister sekusshiii?
Saga: eneng ama abang aja yok, ajojingan di tanah abang
Rina: Shou-chan cantik deh.... Boleh ya bertiga.... *ngelendot manja sama Shou
Tora: Udah deh, Shou... Biarin aja... Td jg berhenti di tengah jalan gara2 dia nyalain kipas angin saking panasnya. *ketawa nakal
Shou: Koq bisa panas??? *loading
Tora: Halah, yg satu blo'on, yg satu lagi lola. *geleng2
-di TKP Wira-
Wira: kok tanah abang ciiyh?
Saga: ya iyalah, abang kan punya ruko di sana... nanti duitnya buat biaya masa depan kita
Wira: tapi tora... *melihat tora yang ditempelin Shou dan Rina-senpai* aku sulit meninggalkan dia...
Saga: eh, neng suka matematika ya?
Wira: iya, emangnya kenapa?
Saga: karena neng sudah menyempoakan hatiku #maksa gilaah
-di TKP Rina-
Shou: Oh, panas yg itu.... *senyam senyum centil
Tora: Ya elah, baru mudeng dia.
Rina: Skrg ngapain qt?
Tora: Katanya ngelanjutin yg tadi... Tambah satu personel lg...
Rina: Mmmm, q mau nonton tipi aja deh.
Shou: Eh iya, bntr lg ada sinetron kesukaan aku.
Rina: Ga bisa, q mau nonton On the Spot.
Shou: Sinetron!
Rina: On the Spot!
*rebutan remote tipi*
Tora: *tepok jidat*
Wira: anooo... aku sama Saga-sekushii mau nonton "mogu yang ketuker"
Pon: *histeris* MOGU KETUKER??? AMA SIAPA??? AMA SIAPAAA??? HUAAAAAAA
Tora: *tepok #ahem dua kali*
Shou: Tuh kan pada mau nonton sinetron. Sini, sini.... *senyum penuh kemenangan
Rina: Hiks... Q kalah.... *jatuh tersungkur
Tora: Yaudah, Rina-chan maen ma akang ke pasar malem aja yuk.
Rina: Hayuk! *langsung cengir
Pon: Woi! Si Mogu gimana???
Saga: Mogu aman kok, dia kan jadi pemeran utama di "Mogu yang ketuker" *senyum2 jahat*
Pon: Saga sadiiis!!! Aku mau nyari mogu! Di sana mogu, di sana pula hatiku #geledek nyamber PAPA KANGEN SAMA KAMU MOGUUUU!!!
Wira: apaan sih? lebe ah...
Wira: saga
Saga: ya bebeb?
Wira: aku juga mau ke pasar malem...
Saga: jangan... mending ke glodok aja, kita beli dipidi. Beli sepuluh gratis dua, mau ga?
Aku: mau... mau...
-di pasar malem-
Tora: Rina-chan mau maen wahana apa?
Rina: Rumah hantu!
Tora: Yakin?
Rina: *angguk2
Tora: Jangan nyesel lho. *sambil nyodorin duit beli tiket
Rina: Engga koq, Tora-kun... Hehe... *maksud terpendam, klo ketakutan bisa tomplok2 Tora
-di rumah hantu-
Aku: Hyaaaaaaa *tomplok Tora*
Tora: Tuh kan, apa akang bilang.
Aku: Situ sih enak, titisan vampir. Kebal sama dedemit. Hueeeee *mewek di dada Tora*
Wira: *ngeliat Tora & Rina-senpai masuk ke wahana rumah hantu* Saga-sekushiii aku mau juga masuk ke sana...
Saga: oh iya bebeb, tenang aja, abang beliin tiketnya kok...
-di rumah hantu-
Saga: HUWAAAAA ITU APAAAN ITU GELANTUNGAN DI POHON!!! *lirik ke kiri* ITU APAAAN ITU PAKE PUTIH2 KETAWA-KETAWA HAAAAAA ITU APAAAAAA???? *lirik ke kanan* HUAAAAAAA KENAPA ITU BERBULU SEMUAAAAAAA
Wira: hadeeeuuh...
Tora: Eh, ada Wira-chan n Saga. Tuh liat deh, Rina-chan.
Rina: Ga mau! Akang mau ngerjain q kan???
Tora: Tuh liat! *buka mata Rina dgn paksa
Rina: Eh,iya dink. Hehe... Eh, ntu Saga-kun ketakutan yak. Klo Saga aja dah kyk gitu, gmn Nao-san ya?
Tora: Eh, qt kerjain Saga yuk. Qt kerja sama ma dedemit di sini. *senyum bandel
Rina: Hayuk! *tiba2 lupa kalo msh di rumah hantu
Bagaimanakah nasib Saga selanjutnya???
Wira: kenapa mendadak jadi sepi ya? Perasaan Tora sama Rina-senpai ada di depan...
*mendadak Saga nyolek* Wira: kenapa Saga-sekushii?
Saga: *ngumpet di balik pundak sambil nunjuk sampingnya* itu... itu...
*Mendadak Tora & Rina-senpai keluar dengan kostum demit. Tora dengan kostum drakulanya, Rina-senpai dengan kostum serba putih en rambut panjang* Saga: WAAAAAAAAAAAAAAA..... GA MAO LIAT GA MAO LIAAAAT.... OKACHAAAAAAAAN....!!!!! *ngelap ingus* SROOOOT! OKACHAAAAAN...
Wira: Tora... kamu.... *ngeliat Tora yg sparkle2 di bwh cahaya bulan*
Saga: HELEP WIRA HELEEEEEEEP MIIIIII.... *megap2*
Rina n Tora: Baaaaaaa!!!!!!!!! *ketawa ngakak2 penuh kemenangan
Saga: GYAA... GA MAOOOO.... GA MAOOOO.... *geleng2* PULLAAANG.... SAGA MAO PULAAANG.... KANGEN OKACHAAAAN... MAU PULAAANG....!!!!!!
Wira: *mengelus pundak Saga-sekushii* iya, sabar, cup2... ntar pulang kok....
Rina n Tora: Hehehehehe......
*meringsut lagi*
Rina: Akang, ayok qt cari wahana laen. Udah bosen di sini.
Tora: Ayok! Mau wahana apa?
Rina: Mau naik kuda2an.
Tora: Daripada kuda2an, mendingan macan2an aja. *senyum genit om2
Rina: Jiaaaahhhhhhhhh
-di luar wahana-
Wira: Saga-sekushii... udh baikan?
Saga: BAIKAN DARI HONGKONG! Lo liat dong badan gw gemeteran gini! Gila... itu demit diimpor dari mana sih, serem banget!
Wira: aku juga mau wahana macan2an kayak Tora sama Rina-senpai... *ngerengek*
Rina: *bisik2 sama Wira* Eh, dia tau ga seh klo td qt yg jadi demit?
Wira: *balik bisik* kayaknya nggak tuh..... masih belom sadar dia...
Saga: *berubah riang* naik kuda2an aja yuk! Abang baru beli kuda loh, pokoknya nanti bebeb puas main kuda2an ama abang!
Rina: Yaaaa.... Wira mau main kuda2an ya... Yaudah q aja sama akang Tora main macan2an. *tengak tengok* Akang mana ya???
Tora: Rina-chan!!!! *nongol pake kostum macan*
Rina: Kawaii!!!!!!!!! *tomplok, cipok, de el el
Wira: Saga-sekusshii mana yaa? *celingak celinguk* kalo mendadak ilang, aku pergi nyari Shou aja deh... mau menikur pedikur bedua...
Saga: *nongol pake topeng berbentuk kuda* BEBEB!
Aku: Gyaaa~!!! *pingsan*
Rina n Tora: *berhenti guling2an*
Rina: Akang, Wira pingsan itu. Ayok qt tolongin.
Tora: Ayok!
-di TKP-
Tora: *ke Saga*Lo sih, pake topeng kuda segala. Lo kira lagi maen sugoroku di Alice9 Channel apa?
Saga: abisnyaa... aku pingin bikin dia kaget, trus dia tau itu aku, trus dia kesel tapi dia ketawa2, trus pas kita saling bertatapan, aku bakal...
Tora: SETOP!! Iyah, gw tau kalian bakal ngapain... cipok kan?
Saga: ngga... kita bakal nyanyi Shunkanshuuto bareng2 kok... *pasang tampang inosen*
Wira: woy! tolongin gw! gw pingsan iniiih!
Rina: Saga-kun, dicipok aja tuh. Ntar pasti bangun. XDDD
Tora: Iya tuh. Kayak di cerita Putri Ngorok. *sok tau
Saga: Tapi....
Rina n Tora: Apa?
Saga: Tadi gw hbs makan semur jengkol.
Tora: *tepok jidat*
Rina: *tepok pisduk*
Saga: *narik napas panjang* baiklah, akan kucoba sebisaku! Kamehameha!! *deketin mulut ke mulutnya Wira, Saga ngelap keringet di jidatnya*
Saga: Siap ya... satu... dua...
Apakah yang terjadi???
Saga: tiga... empat... kis--
Wira: HUWEEEEEEK.... bau apaan nih? *ngelirik nao* jangan bawa2 kaos kaki lo ke sini dong!
Nao: aku ngga bawa apa-apaaaa... wira galaaaaak....
Wira: trus bau siapa??? *ngelirik Saga yang senyam-senyum mesum* bebeb ya?
Saga: bebeb tau ajaaa bau mulut aku.... jadi malu...
Rina: Koq tiba2 ada Nao-san? Ah, lupakan.
Tora: Ternyata semur jengkol itu ampuh buat bangunin org pingsan ya. *lirik Rina
Rina: Akang jangan coba2 ya. *mengancam
Tora: Hehehehehe
Rina: Masa ntar ganteng2 bau jengkol. *ngomel
Wira: huff... untung ngga sampe dikissu. Kalo sampe dikissu, apa kata dunia persilatan nanti? Bisa-bisa gw dipecat jadi warga negara TWW!
Saga: Bebeb mau semur jengkol juga? Kebetulan aku bawa satu tempat...
Wira: ngga mau. aku maunya--
Saga: *kissu pipi Wira* heheheh... #penulis: gila, mimpi apa gw semalem???
Rina: Jiaahhhh, mereka dah asik sendiri. Akang, ayok qt kembali ke habitat.
Tora: Ayok! Qt lanjutin yg tadi ya. *senyum mesum
Rina: Tapi akang ga habis makan semur jengkol kan??
Tora: Engga koq, Rina-chan. Td akang cuma makan pisang.
Rina: Oh, pisang... Aku juga mau donk.
Tora: Hehehehehe
Wira: *ngiler liat pisangnya Tora #pisang yg mana tuh?* Mauu...
Saga: Aha! Aku juga punya!
Wira: Maaf Saga-Sekusshii... aku menyadari perasaanku... ternyata selama ini... aku lebih suka...
Rina: *cepet2 bawa kabur Tora*
Wira: Rina-senpaaaai!!! Itu si macan dibawa ke manaaaaaa??? ikuuuuut!!!! *lari ngejar Tora yg dibawa sama Rina-senpai*
Saga: forever. alone.
Rina: *masuk kamar, kunci pintu* Pisaaaaanggggg!!!!! *ngiler
Pon: anoo... mogu di mana yah? MOGU DIMANAAAAAA??? MANA ANAK SAYAAAA????
Rina: *masih sibuk makan pisang, ga denger Pon*
Tora: *sibuk #########*
Shou: *gedor2 pintu* Halo?? Tora-shi?? Udh selesai pisangnya??? Shou mau minjeeeem~!
Rina: *buka pintu* Shou-chan!!!!!! Sini!!!!!!!!!
Shou: GiliranQ ya, Rina-chan? *senyum bahagia
Rina: Maem pisang berdua yuk. *geret Shou masuk kamar
Tora: *makin ######*
Shou: uwaaaa *mata berbinar-binar* tora kamu sudah besar! #apanya?
Tora: oh iya dong... berkat fitnes thn lalu, otot2 gw jadi gede kan *bangga ngeliatin lengannya*
Shou: *narik wira* Cinih cinih! Kita pesta pisang di dalem kamar yuk bareng2!
Rina: Yo! Makin rame kan makin seru. *ngekek2* Iya kan, akang?
Tora: *manggut2 tanpa bisa berkata apa2*
Rina: Anooo... Akang....
Tora: Apa, Rina-chan?
Rina: Td akang bilang kalo akang fitness kan?
Tora: Ho oh. Kenapa to, Rina-chan?
Rina: Yang difitness jgn cuma lengan n ###### doank donk. Itu yang mbul2 di tengah juga difitness lah. *nunjuk2 lemak di suatu tempat
Gackt *tiba2 muncul*: HEH! Ini si macan udah dikasi tips diet ala mbah okabe malah ngga diikutin! Kan gw bilang lo makan telor rebus sekali sehari biar itunya ngga buncit! Kenapa bisa gagal, heh?!!
Tora: ampun mbaah... ini dikasi makan sama bini2 saya soalnya... kan ngga enak kalo ngga dimakan...
Wira: *nendang Gackt ke pangkuan HYDE* urus suami lo sana! *elus2 itunya Tora* abaaang... ngga apa2 kalo ndut kok... makin chubby malah... sini2 aku suapin pisang... aaaaa....
Rina: Hmmmm.... Kayaknya mbulnya akang ga bs dirubah ya. *manyun*
Tora: Hehehe, mau gimana lg, Rina-chan....
Rina: Kan q mau memperbaiki keturunan.
Tora: He? Memperbaiki keturunan?
Rina: Ho oh, perutQ kan juga mbul, kang. Klo akang jg mbul, anak qt nanti gimana???
Tora: Jiaaaaaahhhhhhhhh
Shou: *nyoel2 itunya tora* iya, bener kata Rina-san, ntar anak kita gimana nasibnya kalo papanya mbul?
Tora: *liat Shou* Anak kita? *kamera zoom mukanya Tora* ANAK KITA?! *zoom lagi* ANAK KITA???!!!
*tiba2 Saga mendobrak pintu kamar* Saga: HIYAAAT!!! Wira bebeb, apa yg kau lakukan sama Tora, beb?!! Pengkhianat!!
Rina: Saga-kun mau ikutan po???
Tora: Oh no!!!!!
Rina: *bisik2 ma Wira* Eh, pasti ntar keturunannya pas. Dia kan perutnya tepos.
Saga: He??? Rina-san ngomongin apa seh?
Shou: *menghalangi Saga dari Tora* dia milikku!
Wira: aku sih setuju2 aja sama Rina-senpai... ya ga, Saga-sekusshii?
Saga & Tora: HAHH???
Rina: Bener, Wira. *ke Shou* Ayo donk, Shou-chan. Shou-chan cantik deh. *rayuan macan*
Shou: Maaf, Rina-san, aku tidak bisa menyerahkan Tora-sshi tercinta begitu saja pada si pemakan bass inihh! *geledek nyamber* Bass sendiri aja dimakan, apalagi anaknya nanti!
Saga: Ano... itu dijilat mas, bukan dimakan...
Wira: *nyoel2 rambut saga* Saga-sekusshii... aku ijinin kok kalo sama Tora...
Rina: *ambil kipas kertas, mukul pantat Shou* Pokoknya harus boleh!
Shou: *ambil palu plastik, mukul jidat Rina* Ga boleh!
Rina n Shou: *gebuk2an*
Saga: *mukul Shou pake bass* rasain nih! Makanya kalo ngomong jangan asal! Gw ngga pernah makan bas gw sendiri!
Shou: jurus menikur pedikur! Hiyaaaaaat!!!! *keluar sinar2 keemasan dari ujung kuku Shou*
Saga: *masih ngelempar barang ke Shou* rasain nih!
Pon: HUWAAAAAA ITU MOGGGUUUU JANGAN DILEMPAR JUGAAAA SAGAAAAAAA!!!! ITU MOGUUUUUUU!!! ITU ANAK SAYAAAAAA!!!!
Rina: *bisik2 ke Wira* Wira, kan pada perang nih. Ayo qt gotong Tora keluar diem2. Qt pesta pisang bareng.
Wira: *bales bisik2* ayo Rina-san!
Rina-san dan Wira diam2 menggotong tora keluar dari pertempuran dahsyat tersebut, sementara Saga masih asik ngelempar barang2 rumah tangga, Shou masih asyik mengeksplor jurus menikur pedikurnya, dan Pon kebingungan mencari Mogu di antara tumpukan barang...
Rina: Wira, mau qt apain Macan ini?
Wira: gimana kalo kita olesin saos sambel terus ditambahin madu?
Tora: Heh! Emangnya gw jagung bakar!
Wira: uuu... maaap machyaan... *liat ke Rina-senpai* diapain dong enaknya? *senyam-senyum jahat*
Rina: Ga usah sambel deh, Wira. Pake madu aja biar manis. *senyam senyum nakal*
Tora: Eh, akang mah ga usah dikasih madu juga dah manis kali. *narsis mode: on*
Rina: Yaudah, Wira. Pake sambel aja.
Tora: Oh no!
Wira: oke. Nao!!! Gw minta sambel dong!
Nao: *langsung muncul di hadapan mereka bertiga dengan sambel botolan di tangan* inih!
Wira: tengkyu *liat ke tora, senyum2 jahat* heheh... ayo kita olesin sambel ke machyaan...
Tora: o mai gat...
Rina: Nao, sekalian ma kecap juga donk.
Nao: Iya, iya. Bentar ya. *tak berapa lama* Ini kecapnya.
Tora: Lo kira gw bakso????
Wira: oh ya, Nao, sekalian merica ama garem yah.
Nao: sippo~! *langsung muncul dengan merica ama garem* ada lagi?
Wira: hm, itu tolong ambilin panci
Tora: SAGA-KUN!! HELEP MIIII!!!
Rina: Nao, sawi n mienya skalian yak.
Nao: Siap! *pergi dengan telminya, padahal biasanya pinter
Tora: *baca doa, biar selamet*
Nao: Ini sawi sama mie-nya
Wira: ah, sama bawang gorengnya dong...
Nao: *balik lagi* inih
Tora: *nampar2 pipi nao* Sadar woooy! Jangan iya iya aja kalo disuruh!!!
Rina: Wira, mana yg qt masak duluan neh?
Wira: yg mana aja boleee *senyum2 ke tora*
Tora: *pasrah*
-sementara itu-
Shou: jurus kuku menghantam bumi! #jedduuuuarr#
Saga: *masih lempar2 barang2 ke shou*
Pon: MOGGUUU? Kamu di mana sayang? Papa di sini... papa di sini... jawab dong sayang...
-keadaan menjadi tidak terkendali-
Tora: Akang ga nyangka kalian kayak gitu. *menunduk dengan sedih*
Rina: Akang mau mienya pake kuah banyak ato dikit? Pake sawi ga?
Tora: He???
Rina: Koq malah "he". Mau mie ga??? Habis makan mie, ntar pencuci mulutnya pisang. Q dah sms Nao minta panenin pisang belakang rumah.
Tora: Yokatta!!!!!!
*sementara Tora makan bareng Rina-senpai, tiba-tiba perhatian Wira teralih pada Saga*
Saga: ADAWWW!
Wira: Saga-sekusshii! *menghampiri Saga yg terjatuh di lantai dengan jidat memar* ya ampun! Saga-sekusshii!
Shou: HAHAHA.... rasakan jurus cakaran kelinci! Sekarang aku bisa merebut Tora dari tanganmu!
Nao: apa sih? lebe ah...
Saga: *menatap Wira* bebeb... aku... ti-tidak tahan lagi... dengan hidup ini... aku... bebeb...
Wira: Sagaaaaa!!! Jangan pergi!!
-apakah nasib SAGA berakhir begitu saja?-
Rina: *menghampiri Saga bawa semangkok mie* Saga-kun, makan nih. Biar kuat. Tadi udah q tambahin jengkol.
Saga: *melihat Rina-senpai dengan mata berbinar* je... jengkol?
*setelah makan mie jengkol pemberian Rina-senpai, mendadak memar di jidat Saga menghilang. Ia pun bangun dan berdiri di depan Shou dengan gagah*
Wira: kyaaaa~ Saga-sekusshii!! Kyaaaa~ *dilempar sendal*
Saga: *liat Shou* rasakan pembalasan ku ini... *liat ke Wira* bebeb, abang berantem dulu ya. Perkelahian ini menjadi bukti keseriusan abang sama bebeb... abang akan membuktikan kalo abang lebih baik dari si macan itu
Shou: oh yeaaaah?? BRING IT ON!
Rina: Ehemmm ehemmm.... Anoooo.... *berdiri di tengah Saga n Shou*
Saga n Shou: Rina-san, minggir!
Rina: Anoo... Shou-chan kan bertarung demi merebut Tora dari Saga. Tapi kayaknya Saganya dah balik sama Wira tuh. Jad kan ga perlu bertarung lagi. Daripada bertarung, mending maem mie buatanQ. *promosiiiii*
Tora: Rina-chan, nambah donk!
Rina: Iya, sayang! *pergi meninggalkan medan pertempuran menuju suami tercinta
Nao: iya, Shou-kun, mending kita makan mie bareng2
Shou: ah iya... kebetulan gw juga jadi laper gara-gara kebanyakan jurus... aku mau mienya satu!
Saga: heh? gitu doang? giliran gw abis makan jengkol langsung selesai?! kapan gw keliatan coolnya dong, mana tadi penakut banget di rumah hantu...
Wira: Saga-sekusshii... ngga apa2 dong, tenaganya disimpen buat nanti *senyum2*
Saga: ah iya, bebeb bener ya... hehehe... yok, beb, kita makan mie sama2!
Wira: ayo sekusshiii~
Rina: Nah, gitu donk. Yo, ayo, qt makan mie.
Tiba2 Rina melihat sesosok gumpalan putih mengendus2 di deket panci.
Rina: Eh, Mogu...
Pon: MOGU!!!!! Anakku sayang!!!!!! Papah nyari kamu dari tadi. Untung kamu selamat. Alhamdulillah ya.... Sesuatu banget...
Semua (selain Pon): Lebe.....
Sementara itu Tora udah makan 3 mangkok mie.
Rina: Akang makan yang banyak ya. Ga usah nggaya pake diet2 segala.
Tora: Tapi nanti perut akang jadi embul.
Rina: Q udah sadar, akang. Q akan menerimamu apa adanya. Q akan selalu mencintaimu, MbulQ sayang... *colek mbul Tora
Tora: Ah, Rina-chan....
Semua (selain Rina n Tora): Lebe part 2......
Saga: Aku tambah jengkolnya dua baskom *ga mau kalah sama Tora*
Wira: Saga-sekusshii makan jengkol banyak banget!
Saga: kan buat ntar beb... ini semua demi bebeb kok...
Nao: pon-chan, sini makan mie bareng!
Pon: iya! *liat mogu* nih, papa mau makan mie. Nanti kamu papa suapin ya... ih, unyuu banget ciih anak papa...
Mogu: guk!
Saga: uhuk! *tiba2 saga batuk*
Wira: Saga-sekusshii, makannya pelan2 dong biar ngga keselek...
Saga: *senyum2* abis, gimana ngga pelan2 kalo yg makan di depan aku adalah kamu... ngga bisa konsen nih makannya gara2 bebeb...
Semua (selain Saga & Wira): APA SEEEEH???
Rina: Mina san, berhubung penulis dah capek, ngantuk, n kehabisan ide, gimana kalo habis makan mie qt kembali ke habitat masing2? Pon bisa pulang dengan anak tercintanya. Nao-san silakan melanjutkan urusan entah apa-nya. Saga-kun bisa mojok lagi sama Wira. Saya sendiri belum puas makan pisangnya Mbul, eh, maksud saya makan pisang sama Mbul. Sedangkan utk Shou-chan, terserah mau ikut saya n Mbul ato Saga n Wira. Sekian dan terima kasih.
Epilog:
Akhirnya kisah ini berakhir dengan damai. Happily ever after.
Maaf kalo ceritanya gaje. Namanya juga hasil komen2an spontan antara kedua penulis. Maaf juga kalau banyak penampakan2 gaje di mana karakter2nya muncul tanpa aba-aba. Fanfic ini dibuat hanya untuk tujuan hiburan semata dan tidak dimaksudkan untuk menyinggung pihak-pihak tertentu.
Cerita ini hanya fiktif belaka. Bila ada kesamaan nama tokoh dan lokasi, semuanya itu merupakan kesengajaan.
Langganan:
Komentar (Atom)





